Mahasiswa Lampung Pertanyakan: “Pesta Demokrasi Atau Pilu Demokrasi ?”

0
12

BERITAINDONET.COM (Lampung):  Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam aliansi mahasiswa kawal pemilu menggelar aksi di depan Kantor DPRD Provinsi Lampung, Senin (20/05), mereka menuntut wakil rakyat mengevaluasi pemilu 2019 yang memakan 500 lebih korban jiwa sedang menjalankan tugas sebagai KPPS.

Muhammad daniel selaku ketua aksi mahasiswa, mengatakan dalam orasinya bahwa pemilu tahun ini sangat kacau,  kami menuntut Wakil Rakyat menekan BAWASLU dan KPU untuk melakukan evaluasi segera ujarnya

“Ini sebenarnya pesta demokrasi atau pilu demokrasi, sampai 500 lebih orang yang menjadi korban, mereka meninggal karena sedang menjalankan tugasnya sebagai KPPS,  tolong para anggota dewan yang terhormat untuk segera menekan KPU” tutup daniel.

Ibu Ririn Indasari Ketua komisi satu, menerima peserta aksi di ruang rapat umum dewan senin (20/05) ” yang berasal dari beberapa Universitas di Lampung. Ririn mengungkapkan tuntutan mahasiswa segera ditindaklanjuti.  “Sesegera mungkin kami sampaikan kepada ketua Dewan Provinsi” ujar Ririn

Dalam aksinya, yang berjumlah ratusan mahasiswa tersebut menuntut sesegera mungkin Wakil Rakyat melakukan tindakan. Tuntutan mahasiswa diantaranya mengusut kematian anggota KPPS, mengevaluasi pemilu dan pilpres secara serentak untuk meminimalisir angka korban jiwa, membuat tim pencari fakta dengan melibatkan mahasiswa, menjamin keamanan sampai pengumuman secara nasional. (R1.1/Agus Sihotang)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here