Bawaslu Dalami Pelanggaran Pilkada Bupati Dendi Ramadhona

0
333

BERITAINDONET : Pesawaran – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Lampung, Kabupaten Pesawaran, masih mendalami ada tindakan pelanggaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 yang dilakukan Bupati Dendi Ramadhona Rabu (06/05/2020).

Masalah berawal saat gelagat Dendi Ramadhona, dalam membagikan bantuan sosial (bansos) untuk warga terdampak (Covid-19) diperbincangkan masyarakat Kabupaten Pesawaran yang Bergelar Bumi Anda Jejama, wajah dan namanya terlihat jelas dalam bantuan yang ia berikan ke warganya demi mencari popularitas politik.

Bahkan, ada bantuan dari pemerintah pusat yang sengaja ia tempeli dan ia tutupi dengan foto wajah dan namanya. Beberapa modus bantuan yang diberikan dirinya dengan ditempel wajahnya dengan jelas seperti masker dan sembako.

“Diberitakan sebelumnya, “Lebih lanjut, Ketua Ayan Arnando. S. Pd ini menyebutkan pemberlakuan sanksi bisa dijatuhkan kepada cakada petahana yang nakal. Hal itu termak dalam Pasal 71 UU 10/2016 tentang Pilkada.

Di dalam ayat (3) pasal UU ini, Gubernur atau Wakil Gubernur, Bupati atau Wakil Bupati, dan Walikota atau Wakil Walikota dilarang menggunakan kewenangan, program, dan kegiatan yang menguntungkan atau merugikan salah satu pasangan calon, baik di daerah sendiri maupun di daerah lain dalam waktu 6 (enam) bulan sebelum tanggal penetapan pasangan calon sampai dengan penetapan pasangan calon terpilih.

“Dalam Ayat (5), Gubernur atau Wakil Gubernur, Bupati atau Wakil Bupati, dan Walikota atau Wakil Walikota selaku petahana melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dan ayat (3), petahana tersebut dikenai sanksi pembatalan sebagai calon oleh KPU Provinsi atau KPU Kabupaten/Kota,” sebut Ryan Arnando.

“Ayat (6) nya, sanksi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) sampai dengan ayat (3) yang bukan petahana diatur sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” lanjutnya.

Hal yang sama dikatakan Ryan Arnando, juga termasuk di dalam PKPU 1/2020 tentang Pencalonan Pilkada./ (adi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here