Kisah Gadis Para Kupu Malam Di Lingkungan Eks-Lokalisasi Panjang

0
989

BERITAINDONET.COM, Bandar Lampung: Menjadi salah satu tempat tersibuk dengan hiruk pikuk kehidupan masyarakat. Di wilayah ini aktifitas masyarakat nyaris tak pernah berhenti. Di pagi hari terlihat masyarakat yang sibuk dipasar untuk jual-beli kebutuhan sehari-hari.

Pada malam hari wilayah ini juga terlihat sibuk. namun Ada lokasi Pemandangan  yang cukup terkenal di wilayah kota Bandar Lampung ini yakni keberadaan Pekerja Seks Komersil(PSK) yang menjajakan diri secara terang-terangan. Para PSK ini menjajakan diri di sepanjang jalan yang remang-remang di depan perkarangan rumah padat penduduk 

Sulit membedakan penghuni masyarakat di sekitar keliling lingkungan komplek Pemandangan yang mana wanita rumahan atau wanita pekerja seks komersial di lokasi tersebut .

Dari penelusuran Berita Indonesia Net Minggu, (17/2/2020) malam, terlihat beberapa perempuan berparas cantik berpakaian menggoda duduk berjejer di sepanjang jalan sambil menunggu para pria hidung belang.

Salah satu PSK sebut saja namanya Dewi (samaran) membeberkan soal tarif sekali kencan dengan pria hidung belang.Ia menawarkan diri dengan tarif mulai Rp150 ribu hingga Rp500 ribu untuk sekali kencan.

“Kalau ST (Short Time) Rp150 ribu, mainnya sudah di sediakan kamar kamar ” disetiap rumah yang mereka huni ujarnya sambil menunjuk salah satu kamar yang sudah disediakan oleh mami penjaga wanita komersial. 

Dewi juga menawarkan tarif sebesar Rp500 ribu untuk melayani pria hidung belang di Hotel. “Kalau di hotel 500 ribu per jam full service. Hotelnya dari aku, kalau dari abang tidak bisa,” ujarnya.

Beberapa PSK lainnya yang ditanya Berita Indonesia Net juga mengatakan hal yang sama.

Diketahui, lokalisasi yang terkenal dengan sebutan komplek Exs Lokalisasi Pemandangan ,Panjang dimana setiap penghuni atau pekerja Para gadis komersial selalu silih berganti hilang satu berganti yang baru.

Faktor memenuhi kebutuhan hidup kembali menjadi alasan utama para PSK tersebut rela mengorbankan harga dirinya, dan hanya itu adanya kekecewaan atas hubungan rumah tangga serta kebutuhan demi memenuhi suaminya yang terlibat pidana (Riski/Red).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here