Camat Bayung Lencir Siapkan Posko Kesehatan Hingga Rumah Singgah

0
26

BERITAINDONET.COM MUBA – Kecamatan Bayung Lincir merupakan wilayah terdepan batas Kabupaten Musi Banyuasin dengan Provinsi Jambi memberi perhatian serius masalah yang tengah dihadapi nasional bahkan dunia saat ini yaitu Pandemi Wabah Virus Covid-19 kenapa tidak terlihat dengan jelas posko kesehatan siaga Covid-19 yang berdiri di halaman bekas kantor Camat Kecamatan Bayung Lenncir Lama, Rabu (8/4).

Dalam pantauan awak media terlihat beberapa petugas medis dari Puskesmas Bayung Lencir berjaga dan melakukan pemeriksaan kesehatan bagi masyarakat yang melintas di posko kesehatan bersama staf kecamatan.

Selain itu juga tampak kantor Camat Bayung Lencir lama kini disulap menjadi lebih cantik, kegiatan pembersihan, pengacatan dan beberapa perbaikan lainnya tampak sedang dilakukan oleh para pekerja.

Saat dimintai keterangan Camat Bayung lencir, Akhmad ToyIbir, SSTP.,MM didampingi Sekcam Bayung Lencir Heru Kharisma, SIP MSI mengatakan bahwasanya sesuai arahan Bupati Musi Banyuasin DR. H. Dodi Reza Alex Noerdin, MBA kita akan berupaya semaksimal mungkin untuk memutus mata rantai atau menanggulangi penyebaran Covid-19 masuk di wilayah Musi Banyuasin khususnya di Kecamatan Bayung Lencir.

“Bersama dengan Puskesmas Bayung Lencir kami siagakan posko kesehatan 24 jam untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat bayung lencir, begitupun warga yang sedang dalam perjalanan dipersilahkan untuk memeriksa kesehatannya di posko ini,” kata Akhmad.

Adapun direhabnya kantor Kecamatan Bayung Lencir lama ini disiapkan untuk rumah singgah bagi warga yang memerlukannya.

“Mungkin ada yang kelelahan setelah berpergian silahkan untuk memeriksa kesehatannya di posko dan silahkan istirahat di rumah singgah ini jika diperlukan,” ungkapnya.

Di tempat yang sama, Kepala Puskesmas Bayung Lencir, Yusrizal, SKM MKM saat di mintai tanggapan terkait diadakannya rumah singgah yang di sulap dari bekas kantor camat lama menyatakan, bahwa petugas medis sangat terbantu dengan disiapkannya rumah singgah tersebut.

“Mengingat Kecamatan Bayung Lencir ini adalah pintu gerbang Provinsi Sumsel-Jambi sehingga intensitas keluar masuknya warga cukup tinggi,” kata dia. (gung/zim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here