Bantuan Beras Pemda Kota Bandar Lampung, Herman HN, Diduga Tidak Layak Komsumsi

0
236

BERITAINDONET.COM , Bandar Lampung : Beras bantuan Pemda Kota Bandar Lampung yang bertuliskan Bantuan Waikota Bandar Lampung Herman HN, dikeluhkan warga, karena beras 5 kg tersebut dianggap tidak layak konsumsi.

Dilansir Duta Lampung, menyebutkan beras bantuan asal Pemkot nampak menggumpal dengan warna kekuning-kuningan. Warga di jalan Tunggul Ametung, Kecamatan Kedaton, sedikitnya sudah enam kepala keluarga yang terkonfirmasi menerima bantuan beras tak layak konsumsi.

Tak hanya itu, menurut sejumlah warga, pembagian beras juga tidak merata. Ada yang mendapatkan 2 kg, ada yang 5 kg. “Tentunya sangat aneh jika bantuan dari pemerintah, namun pembagiannya tidak merata. Saya harap Pemkot mengevaluasi lagi penyaluran bantuan beras ke warga,” Kata salah seorang warga.

Selain itu, Dia mengaku tidak berani mengkonsumsi beras bantuan dalam rangka Bansos Covid-19 tersebut. Pasalnya penampakan beras yang kekuning-kuningan membuatnya enggan mengolahnya. “Sepertinya sudah tidak layak konsumsi, ketimbang kenapa-kenapa mending tidak usah diolah,” ujarnya.

Warga lainnya mengaku kecewa mendapatkan beras tidak layak konsumsi dari Pemkot. “Infonya sih katanya akan diganti. Tapi tidak tau benar atau tidak. Mudah-mudahan benar-benar diganti, karena beras memang benar-benar tidak layak,” ujar dia.

Sebelumnya menyikapi pandemi Virus Corona Pemerintah Kota Bandar Lampung akan menyalurkan bantuan sekitar 400 ton beras kepada masyarakat. Beras tersebut disalurkan kepada keluarga dengan status ekonomi menengah ke bawah.

Wali Kota Bandar Lampung Herman HN mengatakan, bantuan ini nantinya akan diberikan untuk warga yang terdampak covid-19. Sebab, saat ini banyak masyarakat menengah ke bawah telah mengalami kesulitan untuk memenuhi kebutuhan pangan.

“Kami sudah siapkan 80 ribu karung beras, untuk masyarakat Kota Bandar Lampung. Nantinya beras tersebut didistribusikan mulai Sabtu besok, dan akan diberikan secara bertahap. Tiap kartu keluarga, akan mendapatkan 5 kilogram beras,” kata Herman HN.

Adapun 80 ribu karung beras ini, nantinya akan dibagikan secara langsung ke 80 ribu kepala keluarga (KK) yang ada di Bandar Lampung. Rinciannya penerima bantuan tersebut, 50 ribu KK dari data penerima bantuan langsung non tunai dan 30 ribu KK lainnya, mengacu pada pengdataan yang dilakukan mulai dari tingkat kelurahan hingga kecamatan./(rls/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here