Bahan Pangan Tak Layak Konsumsi Beredar Di Pesawaran, Dinsos Setempat Akan Panggil Pihak Pengawas BPNT.

0
105

BERITAINDONET.COM Pesawaran – Lagi, penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) untuk warga miskin dengan format penambahan lauk dan gizi di salurkan untuk masyarakat miskin tak layak konsumsi. Kali ini terjadi di Kecamatan Waylima, Pesawaran.

Selain bantuan dengan harga yang berkurang dari Rp200 ribu, kualitas bahan tak layak dikonsumsi. Sementara panitia E-Warung menyatakan segera minta ganti, tapi tak juga di ganti.

Informasi di Way Lima, Pesawaran menyebutakan, bantuan senilai Rp200 ribu itu berupa beras 10 kilogram, kacang hijau 1,4 kilogram, telur 15 butir, wortel dan buah apel masing-masing satu kilogram sama model dengan berbagai daerah yang mendapat bantuan itu. Namun yang kali ini mirip dengan yang di Lampung selatan apel dan wortel sudah tidak layak konsumsi karena busuk.

Samroni, salah satu penerima BPNT warga Pekondoh mengatakan, apel dan wortel yang diambil dari e-warung tidak layak konsumsi. Bahkan timbangan beras tidak genap 10 kilogram.

“Memang betul. BPNT nggak layak, khususnya wortel pada busuk dan apel sudah bintik bintik hitam,” kata Samroni, dilangsir radarlampung.

Terkait hal itu, Kepala Dinas Sosial Pesawaran Yulizar mengatakan, pihaknya segera memanggil pengawas BPNT dan supplier di Kecamatan Waylima. Ia menegaskan agar wortel dan apel segera diganti.

“Saya sudah pesan berkali-kali agar benar-benar mengawasi bantuan tersebut. Jangan sampai ada keluhan warga. Untuk item kan, bisa diganti. Seperti mau Lebaran, bisa diganti ayam dan kacang tanah. Asal ada persetujuan keluarga penerima manfaat (KPM). Kalau ada komponen yang rusak dan nggak bermanfaat, ya ganti,” katanya. (rls/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here