Terkait Pengawasan ADD, LSM LESPER Shering Bersama Kejari Lampung Tengah

0
48


BERITAINDONET.COM, Lampung Tengah : Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa telah mengamatkan penggunaan dana desa bagi pembangunan kesejahteraan masyarakat desa di seluruh Indonesia, termasuk di wilayah Kabupaten Lampung Tengah. 


Hal ini membuat ketua LSM LESPER Lampung Tengah. terpanggil jiwanya untuk membantu pemerintah  dalam mengawasi pengelolaan Anggaran Dana Desa (ADD) Agar dana tersebut bisa tepat sasaran.
Ketua LSM LESPER Lampung Tengah,  Agustam Hadi, S.I.P berkunjung ke kantor Kejaksaan Negeri Gunung Sugih, untuk sharing membahas tentang pengawasan atau pelaporan ADD yang dikerjakan oleh kepala desa agar pengelolannya tepat sasaran. Kamis (5/3/2020)
Menurut Agustam Hadi bahwa Anggaran Dana Desa sejatinya menjadikan masyarakat desa lebih maju dan sejahtera.  “Tujuan LSM LESPER Lampung Tengah Sharing dengan kejaksaan Negri Gunung Sugih agar kami mengetahui tentang cara pengawasan dan pelaporan terkait ADD, Agar ADD dapat dipergunankan sebagai mana mestinya”.
Agustam melanjutkan, Anggaran dana desa yang berasal dari Rakyat melalui APBN sangatlah besar, harus diantisipasi terjadinya penyelewengan dan penyalahgunaan dalam pelaksanaan dan pengelolaannya.
LSM LESPER sebagai control sosial dan penyambung lidah dari masyarakat, untuk itu kami melakukan sharing agar penggunaan dana desa itu bisa tepat sasaran Dan dapat dirasakan oleh masyarakat, bahkan dapat memberdayakan dan membuat lapangan pekerjaan bagi masyarakat di desa tersebut. Urainya
LSM LESPER menyoroti pengelolaan ADD tahun 2019 di kabupaten lampung tengah, bisa dikategorikan 70% Pengelolannya “Amburadul” oleh karena itu kami LSM LESPER akan ikut mengawasi ADD agar pengelolaannya tepat sasaran. Ucapnya ketua LSM LESPER Lamteng berharap agar Elemen-Elemen masyarat dan Pemerintah khusunya di kabupaten lampung tengah dapat beriringan dan solid dalam pengawasan pengelolaan ADD di Lampung Tengah, Supaya dapat meminimalisir penyelewengan dan penyalahgunaan oleh oknum-Oknum yang tidak bertanggung jawab.  Harapnya
Agustam Hadi pun menghimbau kepada kepala desa yang ada di lampung tengah agar menggunakan Dana ADD dengan baik dan terbuka kepada masyarakat sehingga tidak terjadi penyelewengan dan salah kaprah dalam pengelolaan nya. Himbaunya
“kami LSM LESPER tidak akan kaku dan siap berkoordinasi dengan kepala desa Apabila tujuannya baik,  Namun jika kami menemukan kejanggalan dalam pengelolaan ADD yang tidak sesuai akan kami laporkan”.  Tegasnya
Kepala Kejaksaan Negeri Gunung Sugih Edi Dikdaya, S.H.,M.Si  yang diwakilkan oleh Pos Pelayanan Hukum dan Penerimaan Pengaduan Masyarakat (PPH dan PPM A. Bagus Adi R.SH mengatakan, Kejaksaan Negeri Gunung Sugih mengapresiasi dan mendukung LSM LESPER untuk ikut memantau dan mengawasi pengelolaan ADD di kabupaten Lampung Tengah.
“kami Apresiasi dan mendukung LSM LESPER yang akan membantu pemerintah dalam mengawasi ADD dan Bantuan pemerintah lainnya, Agar meminimalisir penyelewengan dan penyalahgunaan Bantuan Anggaran Dana Desa. Pungkasnya (Ardiansyah)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here