Sidang Terdakwa 192 KUHP Advokat : Saksi Saksi Akui Lancar Sesuai Video

0
28

BERITAINDONET.COM : Dua saksi saksi diahadirkan jaksa penuntut umum (JPU) untulembutikan dakwaan nya dengan dua terdakwa yaitu pengacara David Sihombing dan kliennya bernama subroto kedua saksi tersebut ungkap situasi lalu lintas setelah batu diturunkan Di TKP ( Tempat Kejadian Perkara).

Pada sidang Rabu (21/04/2021) kedua saksi yang diperiksa yaitu S umar dan Budi kedua saksi ini sebagai pemilik kendaraan pengangkut batu dan juga sebagai sopir pengangkut batu.

Terungkap dalam sidang yang dipimpin Hakim Fitri Ramadan,saksi sumar mengatakan sesuai video yang dilihatnya di depan majelis, kondisi lalulintas jalur dari arah kabupaten pesawaran menuju arah tanjung karang ,lancar. 

” lalu lintas lancar dalam video itu ,itu batunya” ucap sumar menjawab pertanyaan Jono Parulian Sitorus,Kuasa Hukum Terdakwa.

Dijelaskan dan diungkap dalam sidang ,bahwa kondisi TKP dalam video, batu- batu belum bergeser dari TKP sama sekali namun kendaraan lintas Kabupaten  Pesawaran menuju Tanjung Karang lancar tanpa ada macet sama sekali. Dalam video itu juga terlihat Jalan Imam Bonjol Tanpa ada Plang penutup setengah jalan lintas lajur Pesawaran ke Tanjung Karang,  sehingga dalam video jelas terlihat Jalan Lintas Pesawaran menuju Tanjung Karang tidak membelok ke TKP, namun juga menggunakan lajur lurus karena sebelum turun batu, jalur lurus telah dibuka .

Senada dengan penyampaian dengan saksi sumar,saksi yang diperiksa kedua hari itu juga saksi yang bernama budi mengungkap kebenaran dalam video yang diajukan dalam sidang.

” Saya dan Sumar tidak melihat ada macet di lokasi,karena kami langsung pergi ambil uang kerumah Subroto dalam video itu lalu lintas lancar.” jelas saksi menjawab kuasa hukum terdakwa (Rabu/21/04/2021).

Pada sidang pemeriksaan saksi Sumar dan Budi ,video dari JPU ditolak tidak diajukan meski dalam BAP ada Lima video sebagai bukti.Video yang dibahas dalam sidang ialah video dari tim penasehat hukum para terdakwa.

Seperti diketahui, kasus ini bermula akibat penurunan batu di TKP yang diklaim terdakwa I/Subroto sebagai miliknya.Kejadian turunnya batu pada tanggal 22 Januari 2021,tepatnya di pinggir jalan Imam Bonjol,Kemiling,Bandar Lampung

Sehingga dengan anggapan,akibat menurunkan batu menimbulkan akibat macet total, lalu Dinas Perhubungan melalui Kepala Dinas Perhubungan kota Bandar Lampung ,Ahmad Husna memberikan kuasa kepada anak buahnya bernama Najihun Hanifah yang mengaku sebagai koordinator Terminal Kemiling kota Bandar Lampung,untuk melaporkan ke Polresta Bandar Lampung Penyebab kemacetan tersebut. Surat kuasa ditandatangani pada hari kejadian turunya batu tertanggal 22 Januari 2021 (Parulians/R1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here