Saksi JPU Menegaskan Pemungutan TPR Tetap Dilakukan Di TKP Saat Turunya Batu

0
27

BERITAINDONET.COM, BandarLampung: Persidangan dugaan kasus pemblokiran  jalan semakin lama semakin unik sidang di Pengadilan Negeri Kelas IA Tanjungkarang, Selasa (27/04/2021) membuat suasana sidang tercengang saksi ungkap bahwa tidak benar jalan tidak bisa digunakan, karena saksi  di TKP masih memungut uang  dari pengendara yang melintas.

Pada sidang yang dipimpin Hakim Fitri Ramadan, saksi Hamsin mengaku tidak meninggalkan TKP pada hari kejadan, Jumat (22/01/2021). Tegaskan dalam sidang bahwa masih berlangsung pemungutan uang dari mobil mobil yang melintas di TKP sesaat setelah turunnya batu di TKP.

“ Masih narik  uang, uang mereka lemparkan tanpa karcis, tetapi gak sampe dua ratus kendaraan hari itu “ ujar saksi didepan majelis hakim. Saat saksi diperiksa selasa (27/02/2021) dengan terdakwa Subroto dan terdakwa David Sihombing yang ber profesi sebagai Pengacara.

Saksi Hamsin menjawab pertanyaan tersebut ketika pihak terdakwa menanyakan isi dakwan dan  BAP saksi yang menyebut TKP sama sekali tidak bisa dilewati oleh kendaraan.

Saksi Hamsin juga ungkap bahwa dirinya tidak pernah sebutkan seperti dalam BAP kepolisian. Namun Hakim Ketua Fitri menyampaikan bahwa keterang yang berlaku adalah keterangan dalam sidang.

Selain saksi Hamsin, jaksa mengajukan saksi lainya yaitu saksi yang bernama  Najihun Hanifah yang mengaku sebagai kepala TPR Terminal Kemiling / TKP perkara. Saksi Najihun Hanifah di tanyakan terkait status dia sebagai kuasa pelapor yang diangap tidak sah.

“Mengapa kuasa saudara digunakan Satu matreai ? dan kenapa pemberi kuasa tidak ada di BAP nya ?” ditanyakan pihak terdakwa kepada saksi namun saksi terdiam , dan terhadap pokok perkara mengatakan tidak melihat turunya batu sama sekali karena sedang Sholat Jum’at“. Saya sholat, saya tidak tahu, saya datang sudah turun dalam video itu , lalu lintas jalan”  ujar saksi. (parulian/RII)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here