Polsek Pardasuka Tangkap Pelaku Pencurian HP, Tersangka SR Terancam Hukuman 7 Penjara

0
36

BERITAINDONET.COM : Pringsewu – Unit Reskrim Polsek Pardasuka dengan di backup team tekab Sat Reskrim Polres Pringsewu berhasil mengamankan terduga pelaku pencurian dengan pemberatan di Pekon Tanjung Rusia kecamatan Pardasuka kabupaten Pringsewu pada Selasa (28/4).

Pelaku berinisial SR als Irin (43) pekerjaan petani berhasil diamankan dikediamanya di Pekon Tanjung Rusia Pardasuka Pringsewu pada hari ini selasa 28 April 2020 sekira pukul 06.30 wib.

Menurut kapolsek Pardasuka AKP Martono, SH, MH mewakili kapolres Pringsewu AKBP hamid Andri Soemantri, SIK mengatakan Pelaku dilakukan penangkapan berdasarkan laporan pengaduan korban Nuriah Binti Nurpadi (46) warga pekon Tanjung Rusia Pardasuka Pringsewu.

Dimana korban melaporkan bahwa pada hari kamis tanggal 20 februari 2020 sekira jam 02.00 wib disaat sedang tertidur satu unit HP merk Oppo type A5S seharga 2 juta rupiah yang diletakan diatas kasur sudah hilang.

“Atas dasar laporan pengaduan tersebut kemudian petugas kami melakukan berbagai upaya penyelidikan dan pemeriksaan terhadap saksi-saksi hingga kemudian kami dapatkan titik terang lalu kami lakukan penangkapan terhadap pelaku dirumahnya,” ucapnya.

Dikatakannya, pelaku mengakui bahwa benar telah melakukan pencurian HP merk Oppo type A5S dirumah korban Nuriah Binti Nurpadi, modus pelaku saat korban sedang tidur pelaku membuka jendela kamar korban dengan terlebih dahulu mendongkelnya dengan sebilah bambu.

Lalu, lanjutnya setelah jendela terbuka pelaku mengambil satu unit HP milik korban yang diletakkan di atas kasur dengan menggunakan sebilah batang yang panjangnya 1,5 m.

“Pelaku saat melakukan pencurian tidak masuk langsung kedalam rumah korban dan setelah berhasil mencuri lalu pelaku pulang, dan oleh pelaku HP tersebut tidak dijual tetapi dipakai sendiri,” kata dia.

Saat ini pelaku sudah berada di mako Polsek Pardasuka dan sedang kami lakukan pemeriksaan. “Untuk sementara ini terhadap pelaku kami jerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara,” pungkasnya. (rls/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here