Perambah Liar Curi Arus Listrik Di Register 38, Di Duga Ada Oknum Yang Bermain.

0
372

BERITAINDONET.COM Lampung Timur – Persoalan hutan lindung di register 38 Gunung Balak selalu memicu gejolak, didalamnya dihuni ratusan perambah ilegal yang tak jelas asal-usulnya, bahkan warga sekitarnya pun seperti turut mengaminkan perbuatan tersebut.

Selain itu, ditemukan pula sambungan listrik yang diduga milik Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang disalurkan dari jaringan kabel dari Desa Mekar Jaya Kecamatan Bandar Sribhawono.

Dani selaku Kepala Cabang PLN Rayon Sribhawono yang dikonfirmasi melalui chat whatsapp, menulis bahwa belum mengetahui jika ada sambungan Listrik ke warga masyarakat yang mendiami area register.

“Dulu pernah ada pengajuan dari Desa Giri Mulyo tetapi tidak bisa kami luluskan, karena saya tanya dengan orang kehutanan bahwa Giri Mulyo masuk ke Areal Hutan Lindung Register 38 Gunung Balak, PLN tidak bisa memasang sambungan listrik diarea register,” tulis Dani Kacab PLN Rayon Sribhawono, Sabtu (11/4).

Menurut Dani, ada informasi bahwa banyak pihak yang menjanjikan bisa ada saluran listrik di tahun ini (2020). Namun, Dani tak ingin menyebutkan pihak mana yang dimaksud.

Diketahui, pada musim kemarau debit air di Danau Jepara dan irigasi curup cepat mengalami penyurutan debit air, hal ini ditengarai akibat dari gundulnya hutan lindung register 38 Gunung Balak yang saat ini dirambah oleh perambah liar tak berizin. (en/zim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here