Layanan Administrasi ESDM Dinas Pemprov Lampung Diduga Marak Ajang Pungli, Suket Tengki Timbun Dibandrol Berjuta Juta

0
82

BERITAINDONET, Bandar Lampung: Dugaan pungli (pungutan liar) puluhan juta di Dinas ESDM Provinsi Lampung untuk proses pengurusan dokumen surat keterangan mengetahui tengki timbun atau tempat penyimpanan sementara BBM di sebuah SPBU Pertamina yang masih dalam proses pembangunan.

Bersumber informasi salah satu pengusaha SPBU di Lampung menjelaskan dirinya saat mengurus dokumen surat keterangan saat proses pembangunan SPBU miliknya, dipunggut biaya hingga puluhan juta oleh oknum pegawai Dinas ESDM Provinsi Lampung.

“Waktu itu kita cepet si gak sampe seminggu langsung di keluarkan suratnya, hanya 2 hari, kalau kena biayanya kalo gak salah sekitar 10 jutaan,” ungkapnya (8/7/2020).

Sementara sesuai aturan, proses pengurusan surat keterangan atau pun izin tengki timbun tidak adanya pungututan biaya atau gratis. Sistemnya, diawali pemohon meminta informasi kepada petugas loket informasi. Setelah memperoleh informasi, pemohon meminta formulir permohonan dan mengisi formulir dilengkapi dengan persyaratan dan menyerahkan formulir pemohonan ke petugas Loket Pendaftaran.

Detail sistem pengurusan administrasi dengan cara:

  1. Petugas Loket Pendaftaran memeriksa kelengkapan berksas permohonan. Jika permohonan telah lengkap dan benar, diberikan resi penerimaan berkas. Jika berkas permohonan tidak lengkap, permohonan ditolak dan dikembalikan oleh petugas kepaada pemohon untuk dilengapi.
  2. Loket Penerbitan Izin melakukan validasi berkas permohonan dan membuat Surat Survey yang ditujukan kepada Tim Teknis untuk melakukan Kajian Teknis.
  3. Tim Teknis melakukan Survey/Kajian Teknis yang dituangkan dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP). Jika Kajian Teknis menyatakan Layak, maka permohonan Diterima dan Tim Teknis menerbitkan Rekomendasi. Jika Kajian Teknis menyatakan Tidak Layak maka permohonan Tidak Diterima dan diberikan catatan atau Surat Penolakan serta berkas permohonan dikembalikan kepada pemohon.
  4. Loket Penerbitan Izin untuk melakukan penerbitan surat izin.
  5. Pemarafan surat izin oleh Kepala Seksi Perizinan, Kepala Bidang Pelayanan Perizinan dan Sekretaris.
  6. Penandatanganan surat izin oleh Kepala Dinas.
  7. Petugas Loket Pengambilan melakukan pencatatan dan pengarsipan surat izin.
  8. Petugas Loket menyerahkan surat izin kepada pemohon.
    Waktu Penyelesaian
    13 Hari untuk pengurusan surar keterangan tengki timbun ,pemohon yang akan mengunakan aturan persedural yang telah ditentukan ,diduga diabaikan tanpa harus memberi keterangan kelengkapan dokymen kepada pemohon

Namun ironisnya, salah satu Staf Pegawai Dinas ESDM Provinsi Lampung berdalih masa covid ungkapkan terdapat pungutan biaya dan meminta dana sekitar 8 juta hinga 10 juta kepada pemohon agar berkas dapat di proses cepat.

“Bisanya sekitar 8 juta an bang kalo yang lain lain urus surat tengki timbun bang, nanti coba kita coba dulu ya bang atasan mau terima apa gak,” ungkap salah satu pegawai Dinas ESDM Propinsi Lampung.

(Dikonfirmasi Berita Indonesia Net via WhatsApp dan chat WhatsApp kepada Kabid Dinas ESDM belum adanya keterangan resmi terkait dugaan pungli puluhan juta untuk surat keterangan tengki timbun, hingga berita ini diturunkan), Senin (10/8/2020) . (R1 /Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here