Larangan Pers Nasional Liput Kasus Viral Terdakwa Advokat Belum Tentu Benar

0
73

BERITAINDONET.COM, BandarLampung: Secara fakta isu adanya larangan pers meliput kasus viral, sidang langsung terdakwa David sihombing belum tentu adanya pelarangan publikasi sidang perkara tersebut di Pengadilan Negeri Kelas IA Tanjungkarang. Diketahu  David sihombing seorang Advokad atau pengacara yang berkantor di Bandar Lampung. Ia diduga melanggar pasal 192 ke-I KHUP. Ia disidang karena Kliennya yang bernama Subroto dengan pasal yang persis sama.

Di isukan sempat adanya oknum yang menyebar uangnya agar kasus viral tersebut tidak diliput selama proses persidangan, biar tidak bisa diakses publik.

Sidang kasus ini dilakukan secara offline sidang datang langsung keruang sidang karena pertimbangan hakim demi kelancaran persidangan.

Pada tanggal 27/04/2021 merupakan sidang pembuktian ke Dua sidang pembuktian pertama adalah tanggal 21/04/2021 berlangsung di Pengadilan Negeri Kelas IA Tanjungkarang yang dipimpin Hakim Fitri Ramadan dan didampingi dua Hakim anggota yaitu Hendri Irawan dan Hastuti.

 Dalam persidangan, terdakwa didampingi tim advokat dari dua lembaga bantuan Hukum yaitu lembaga bantuan hukum Merah Putih (LBH Merpati) dan satu LBH lainnya.

Awal sidang dimulai dari sidang pembacaan dakwaan kemudian eksepsi tanggapan jaksa dan putusan sela yang menolak exepsi terdakwa hingga berlanjut ketahap pembuktian. Rencanaya agenda sidang lanjutan pembuktian pada Selasa (4/05/2021) dengan agenda masih pembuktian jaksa menghadirkan saksi saksi dari pelapor dari Dinas Perhubungan Kota Bandar Lampung.

Pada sidang selasa (27/4/2021) Hakim Hendri Irawan yang juga sekaligus sebagai Humas Pengadilan Negeri kelas IA Tanjungkarang mempersilahkan media mengambil gambar dalam persidangan.

“ Silahkan di video ga papa” ujar Hakim Hendri Irawan.

Sehingga penutupan publikasi  belum terlihat secara fakta diruang sidang. Adapun tujuan menutup publikasi diduga agar tidak ketahuan, ini indikasi direkayasa dengan pasal yang tidak ada di dalam KUHP.
 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here