Kasus Korupsi RSUD Pesawaran Hasil Pemeriksaan BPK Mengungkap Kelebihan Volume Atap 6 Milyar

0
35


BERITAINDONET.COM, Pesawaran : Dari hasil pemeriksaan BPK(Badan Pemeriksaan Keuangan) tahun anggaran 2018, adanya temuan sebagai berikut.


Adanya pengurangan pekerjaan mayor berupa pekerjaan pasang atap berdasarkan item pada kontrak awal namun yang dilaksanakan ternyata tidak sesuai dengan yang ditawarkan. 
Melalui CCO nomor 027/LU.001/SPK/CCO/RANAP LT. 2 DAN LT. 3/IV.02/2018 tanggal 31 Oktober 2018 dilakukan perubahan item pekerjaan, berupa pekerjaan pasang atap yang semula nilainya sebesar Rp7.213.724.824,32 yang seharusnya hanya sebesar Rp616.212.311,65 sehingga selisih kurangnya sebesar Rp6.597.512.512,67
Dari pengurangan Rp6.597.512.512,67 tersebut antara lain dialihkan ke pekerjaan arsitek dan tidak jadi dilaksanakan sehingga dilakukan pengurangan nilai kontrak.
Adanya pengurangan pekerjaan mayor berupa pekerjaan pasang atap berdasarkan item pada kontrak awal namun yang dilaksanakan ternyata tidak sesuai dengan yang ditawarkan. 
Hal tersebut menyebabkan, BPK menilai hal diatas memberikan  keuntungan kepada pihak tertentu.
Pada TA 2018, Pemkab Pesawaran menganggarkan Belanja Modal Gedung dan Bangunan sebesar Rp364.956.074.583,00 dan telah direalisasikan sebesar Rp331.911.625.554,00 atau 90,95% dari anggaran. 
Dari realisasi tersebut, diantaranya sebesar Rp36.286.421.300,00 merupakan realisasi Belanja Modal Gedung dan Bangunan pada Dinas Kesehatan (Dinkes).
Realisasi Belanja Modal Gedung dan Bangunan pada Dinkes tersebut diantaranya dipergunakan untuk pembangunan gedung rawat inap lantai 2 dan 3 RSUD Pesawaran. 
Pada TA 2015, Pemkab Pesawaran telah melaksanakan pembangunan gedung rawat inap lantai 1 RSUD Pesawaran. Pekerjaan tersebut dilaksanakan oleh PT MUP dan dianggarkan melalui DPA Dinas Pekerjaan Umum. Pada Tahun 2018, Pemkab Pesawaran melanjutkan pembangunan tersebut dengan menganggarkan pembangunan gedung rawat inap lantai 2 dan 3 RSUD melalui DPA Dinas Kesehatan dengan sumber dana dari Dana Alokasi Khusus (DAK) TA 2018. 
Pembangunan gedung RSUD tersebut dianggarkan sebesar Rp37.127.196.000,00 dan telah direalisasikan sebesar Rp33.106.424.300,00 atau 89,17%. 
Pengadaan pembangunan Gedung Rawat Inap Lantai 2 dan 3 RSUD dilaksanakan dengan pelelangan menggunakan metode pasca kualifikasi 1 (satu) file sistem gugur melalui lpse.pesawarankab.go.id. Sebagai pemenang lelang adalah PT AFJ yang melaksanakan pekerjaan berdasarkan Nomor Kontrak 027/LU.001/SPK/RANAP LT. 2 DAN LT. 3/IV.02/2018 tanggal 14 Mei 2018 dengan nilai kontrak sebesar Rp33.305.200.000,00. 
Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan selama 210 hari kalender dimulai tanggal 14 Mei sampai dengan 10 Desember 2018. 
Dalam pelaksanaannya dilakukan perubahan kontrak (contract change order/CCO) dengan nomor 027/LU.001/SPK/CCO/RANAP LT. 2 DAN LT. 3/IV.02/2018 tanggal 31 Oktober 2018.
Dengan CCO tersebut, terdapat pengalihan beberapa item pekerjaan serta perubahan nilai kontrak menjadi sebesar Rp29.918.642.000,00. Berdasarkan laporan kemajuan  pelaksanaan, pekerjaan fisik telah dinyatakan selesai 100% dengan realisasi pembayaran sebesar 100% atau sebesar Rp29.918.642.000,00. 
Berdasarkan hasil pemeriksaan atas dokumen Engineer Estimate (EE) dan Rancangan Anggaran Biaya (RAB) kontrak diketahui bahwa permasalahan-permasalahan.
Berdasarkan EE tersebut, PPK menetapkan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) atas pekerjaan pembangunan ruang inap lantai 2 dan 3 sebesar Rp33.812.145.000,00.
Berdasarkan hasil pengujian silang atas nilai analisa harga satuan pekerjaan (AHSP) pada EE dengan HPS diketahui bahwa terdapat item pekerjaan yang nilai AHSP-nya pada HPS(harga perkiraan sendiri) lebih tinggi (dinaikkan) daripada AHSP pada EE yaitu berkisar antara 1,15-1,37 kali.
Hasil wawancara dengan PPK Dinkes diketahui bahwa pada saat perencanaan pembangunan Gedung Rawat Inap Lantai 2 dan 3 RSUD Pesawaran di tahun 2018, PPK Dinkes hanya melaksanakan reviu harga barang dan pekerjaan menggunakan hasil perencanaan (Detail Engineering Design/DED) tahun 2014. (Riski/rend)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here