Diduga Oknum Bhayangkari Propam Polda Lampung, Gelapkan Uang Rp 450 Juta Milik Rekannya

0
397

BERITAINDONET.COM – Lampung : Oknum Bhayangkari Propam Polda Lampung Tantri Wulan Sari (36) diduga terlibat penggelapan uang Rp450 juta milik rekannya Listadora, terkait pembelian sebuah rumah di di Perum Puri Kencana Blok H, No 12, Sukarame, Bandar Lampung pada tahun 2014. Setelah uang dikirim, namun objek rumah hingga kini tidak ada. Merasa tertipu korban melalui kuasa hukumnya melaporkan kasu itu ke Polda Lampung.

Melalui keterangan tertulis, Listadora didampingi kuasa hukum Kantor Law Office Triple “A” & Partners menyatakan bahwa korban Dra. Listadora melaporkan seorang istri anggota Polisi Propam Polda Lampung Tantri Wulan Sari (36) dengan alamat Jalan Airan Raya, Gang Srimenanti, Dusun IV, Kelurahan Way Huwi, Kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan, dengan tuduhan melakukan tindak pidana penipuan dan penggelapan uang.

“Kita akan melaporkan kasus dugaan penipuan dan penggelapan uang Rp450 juta. Dulu alasan akan menjual satu unit rumah yang terletak di Perum Puri Kencana Blok H, No.12, Sukarame, Bandar Lampung. pada tahun 2014 lalu,” kata Direktur Kantor Law Office Triple “A” & Partners Andhi Ashdik Adly, Kamis 7 Mei 2020.

Menurut Andhi, karena tak kunjung ada objek rumahnya, maka telah disepakati oleh pelaku sendiri akan mengembalikan uang sebesar Rp450 juta itu. “Namun sampai saat ini pelaku belum juga mengembalikan sejumlah uang tersebut. Jadi korban merasa telah ditipu, dan korban menyerahkan sepenuhnya untuk proses hukum kepada kami untuk proses hukum,” katanya.

Andhi menjelaskan bahwa untuk saat ini pihaknya telah mempersiapkan berkas bukti-bukti dan saksi-saki yang dalam waktu dekat ini akan segera melakukan upaya hukum dari pelaporan sampai pengawalan di persidangan. Dan ada bukti pengakuan dari pelaku dan keluarganya.

“Adanya perbuatan yang mengakibatkan kerugian berdasarkan bukti-buki yang akan kita bawa. Selain itu juga objek yang dijual sampai saat ini masih tidak berada di klien kami. Bahkan orang tua dari saudari Tantri Wulan Sari, atas nama Bapak Redson Rizaludin juga sudah pernah membuat surat pernyataan dan mengakui atas perbuatan anaknya tersebut,” katanya.

Sementara, Tantri Wulan Sari yang coba dikonfirmasi media melalui pesan wahstshapp enggan merespon. Meski pesan konfirmasi melalui chat wahstshappnya terbaca namun tidak bersedia membalas. Sementara informasi di Polda Lampung, belum menerima laporan resmi terkait kasus tersebut. “Belum ada bang laporan terkait oknum bhanyangkari terlibat penipuan hari ini,” kata salah seorang petugas piket Ditreskrim Polda Lampung. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here