Apa Kabar, Perkara Dugaan Aset Negara Diperjualbelikan BPN Bandar Lampung

0
28

BERITAINDONET.COM,Bandar Lampung: Aset Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung berupa sebidang tanah/lahan di kawasan jalur dua jalan Pramuka Rajabasa, Bandar Lampung berpindah tangan. Lahan seluas 377 meter yang awalnya dikelola Biro Aset dan Perlengkapan Pemprov Lampung dan digunakan Kwarda Lampung itu telah berpindah menjadi milik perseorangan dan diperjual belikan.

Informasi wartawan menyebutkan, lahan yang diatasnya terdapat warung soto dan bengkel itu kini diklaim oleh sejumlah tokoh masyarakat yang ada di wilayah tersebut. Lahan yang selama ini menjadi bagian aset yang dikelola Kwarda Lampung tidak ada yang mengusik pasca berdirinya gedung Pusat Pendidikan dan Latihan (Pusdiklatda) Intanpura.

Namun kini beralih kepemilikan, dengan terbit surat dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Bandar Lampung dengan nomor data fisik dan data yuridis : 704/PFY//PTSL/2019 tanggal 09-08-2019 atas nama pemegang hak Abdul Razak Rais yang ditandatangani Kepala BPN Kota Bandarlampung Heru Alfaizal,ST. M.H.

Sumber di Biro Aset dan Perlengkapan Pemprov Lampung mengatakan, pihaknya tidak mengetahui secara detil soal beralihnya aset berupa lahan seluas 377 meter tersebut. “Data itu sudah ada sejak lama, ” kata sumber itu singkat, Selasa (07-01-2020).

Herni (58) Warga komplek Rajabasa Indah, pedagang soto yang selama ini menyewa lahan itu mengatakan kaget karena dirinya mendapat kabar bahwa lahan yang ditempatinya akan dibangun ruko. Padahal dia sejak November 2019 sudah memperpanjang sewa dengan pihak Kwarda Lampung. “Ya itu ternyata sudah di dp oleh orang yang membeli nya. Saya bingung mau jualan di mana padahal sejak 10 tahun saya dagang tanah ini aman-aman saja,” katanya (Riski)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here