Terdakwa Penyimpan Narkoba, Cunlai, Diputus Hakim Surono Pemakai Meski Beberapa Kali Terdakwa Tidak Hadir, Banyak Perbedaan Data

0
160

BERITAINDONET.COM: Kasus Dakwaan Penyimpan narkoba Terdakwa EDWIN BUNYAMIN POHAR Als CUNLAY bin POHAR berhasil diputus Hakim dengan pasal Ringan/Pemakai. Kasus ini terlihat ada perbedaan data. Majelis yang diketuai Surono di Pengadilan Negeri Kelas IA Tanjungakarang memutus Terdakwa tidak sampai 1 tahun.

Sebelumnya, dakwaan Jaksa Penuntut juga mendakwa sesuai
Pasal 112 ayat (1) Undang-Undang RI No.35 Tahun 2009 Tentang Narkotika, dakwaan tersebut dibuat Jaksa karena ada barang bukti sabu yang disimpan. Dakwaan dibacakan  setelah diketahui Pelimpahan ke Pengadilan Jumat 7 Agutus 2020 dengan Perkara Nomor: 948/Pid.Sus/2020/PN Tjk, didaftarkan dalam Register Pengadilan Negeri Kelas IA Tanjungkarang, Senin 10 Agustus 2020.

Dalam tuntutan Jaksa, menuntut agar Majelis menyatakan barang bukti berupa  1 (satu) unit handphone merek OPPO warna hitamdirampas untuk dimusnahkan. Barang bukti HP menurut Jaksa dipakai untuk alat komunikasi memperoleh  narkotika, sehingga diminta kepada Hakim untuk dimusnahkan.

Data-data yang diduga berbeda diantaranya: Terlihat yang didakwaan Jaksa hanya dua pasal yang sebelumnya didakwakan, namun dalam putusan dijatuhkan Hakim Surono memutus dengan dakwaan ketiga.  

“Menyatakan Terdakwa Edwin Bunyamin Pohar als Cunlay Bin Pohar telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana ‘Penyalah Guna Narkotika Golongan I Bagi Diri Sendiri,‘ sebagaimana dalam dakwaan alternatif Ketiga,” disebut dalam data putusan Majelis Hakim.

Perbedaan data lainnya pada kasus ini, terdata di Pengadilan dan dalam putusannya bahwa Terdakwa ditahan dalam TAHANAN RUTAN MULAI DARI PEYIDIKAN/TERSANGKA HINGGA PUTUSAN PENGADILAN, namun faktanya tidaklah demikian. Karena Terdakwa lama berkeliaran diluaran menghirup udara bebas SETELAH TERSANGKA.

BERITAINDONET.COM mendapat informasi dari Pejabat Polda Lampung/Endriyansyah mengklarifikasi informasi sempat dibebaskannya tersangka, Endriyansyah mengatakan bahwa tersangka Edwin alias Cunlai menjalani tahan kota. “Dan proses tetap lanjut mas, sekarang berkasnya sudah P21 jadi itu sudah wewenang kejaksaan kita hanya lengkapi berkasnya saja” ungkapnya melalui via telephone, Rabu (12/8/2020).

Sementara data Pengadilan Negeri Tanjungkarang waktu tanggal 10 Agustus 2020, Kasus ini sudah dilimpahkan ke Pengadilan atau Jaksa mendaftarkan Perkara ke Pengadilan dan telah dilakukan penetapan hari sidang pertama.

Perbedaan lainnya dengan perkara lain terkait beberapa kali dalam data Terdakwa tidak hadir sidang dengan keterangan “Penuntut Umum tidak bisa menghadirkan terdakwa” meski masa baru-baru ini umumnya dilakukan sidang online yang notabene para Terdakwa sidang dari dalam tahanan. Termasuk isi data Pengadilan dituliskan putusan tanggal 4 November 2020, dan hari itu juga minutasi. (Binet/R.1.1).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here