SATGAS COVID – 19 LAMPUNG KELUARKAN LARANGAN MENGGELAR PESTA YANG BERPOTENSI TIMBULKAN KERUMUNAN

0
32

BERITA INDONET.COM , Bandar Lampung : Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Bandar Lampung, mengeluarkan larangan menggelar pesta hajatan dan pesta lainnya yang berpotensi menimbulkan kerumunan. Izin hanya melakukan akad nikah dengan dihadiri 50 orang dan tidak boleh menggunakan hiburan musik atau sejenisnya. Bagi yang sudah mengurus izin pesta, diminta kembali melapor ke Gugus Tugas Covid-19.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Bandar Lampung, Ahmad Nurizki, menjelaskan, kebijakan itu diambil oleh Pemkot sebagai bentuk tindak lanjut dari rapat koordinasi penanganan Covid-19 bersama Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, Forum Komunikasi Pimpinan daerah (Forkopimda) Lampung, dan Bupati/Wali Kota dari 15 Kabupaten/Kota.

“Akibat pertumbuhan kasus konfirmasi positif Covid-19 yang terus bertambah, perintah Wali Kota Bandar Lampung Herman HN, kita diminta kembali melarang masyarakat menggelar pesta pernikahan,” kata  Ahmad Nurizki, Jumat 22 Januari 2021.

Menurut Nurizki, bahwa untuk sementara waktu warga Kota Bandar Lampung hanya diperbolehkan melakukan akad nikah saja dengan dihadiri 50 orang dan tidak boleh menggunakan hiburan musik atau sejenisnya. “Larangan mengadakan resepsi pernikahan ini diberlakukan mengingat tingginya kasus Covid-19 di Kota Bandarlampung yang rata-rata mencapai 30 pasien per-harinya,” kata dia.

Dia menambahkan, Satgas Covid-19 Bandarlampung sudah tidak menerbitkan lagi surat izin bagi masyarakat yang ingin mengadakan resepsi pernikahan atau kegiatan lainnya. “Surat izin pesta sudah tidak dikeluarkan lagi, tapi masyarakat yang ingin melakukan pernikahan tetap harus melapor ke Posko Satgas Covid-19 Bandar Lampung untuk memastikan orang yang hadir dalam acara tersebut hanya 50 orang saja,” kata dia.

Dia berharap masyarakat dapat memaklumi kebijakan yang diambil pemerintah tersebut dan memahami kondisi saat ini yang masih dalam masa pandemi Covid-19. “Jadi sekali lagi saya ingin memberitahukan kepada masyarakat Bandar Lampung kegiatan yang berpotensi mengumpulkan kerumunan seperti pesta pernikahan atau lainnya tidak boleh dilaksanakan terlebih dahulu,” kata dia.(R1/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here