Polsek TKB Bandar Lampung Segera Gelar Kasus Aniaya Dibawah Umur

1
22

BERITAINDONET.COM, Lampung, Penyidik perkara Polsek Tanjungkarang Barat, Bandar Lampung mengungkap persiapan gelar perkara dalam  Laporan Polisi aniaya korban dibawah umur LP/B/883/VIII/2019/LPG/Resta Balam/Sektor TKB tertanggal 22 Agustus 2019. Ia menyatakan sekrang ini sedang menunggu agenda gelar, dan akan digelarkan sesuai SOP.    

Farrah Maharani anggota penyidik perkara tersebut mengatakan persiapan matang sedang dilakukan ats tindak lanjut laporan korban dan kuasanya. “Perkara ini akan kami gelarkan terlebih dahulu sesuai SOPnya, dan sedang menunggu jadwal gelar,” ke beritaindonet.com kemaren.  

Diberitakan sebelumnya, laporan Polisi atas terjadinya dugaan tindak pidana kekerasan anak di bawah umur dengan terduga Pelaku bernama Victor, Cs hingga kini belum ditangkap, Korban dan kuasa hukumnya berharap adanya kesimpulan dalam perkara tersebut dan dilakukan tindakan lebih tegas.   

Jono Parulian Sitorus mengungkapkan tidak perlu derita luka yang dialami korban harus terlebih dahulu mengering dan hilang jejak baru kemudian kasus itu ditindaklanjuti. Menurutnya kronologi dalam  Laporan Polisi: LP/B/883/VIII/2019/LPG/Resta Balam/Sektor TKB tertanggal 22 Agustus 2019 sudah jelas dapat dilihat alur indikasi tindak pidana kekerasan terhdap anak di bawah umur.

Jono Parulian Sitorus, S.H., M.H, Kuasa Hukum Korban

Dijelaskan kuasa hukum Korban,  Kliennya bernama Oky Adi Prasetyo, yang masih pelajar masih bisa terganggu secara fsikologis, apabila tidak ada segera keseimpulan.

Sesuai, peristiwa Laporan yang dialami korban, peristiwa terjadi di Jalan Pramuka Gang Salak, Lk I, RT: 008, Kelurahan Kelurahan Kemiling, Kota Bandar Lampung-Provinsi Lampung bermula pada Kamis, (22/8/2019) sekira pukul 17.00 WIB, Korban menggunakan sepeda motor bersama satu rekannya bernama Aminta menuju tempat les/kursus di Ganesha Operaration (GO); Baru saja keluar dari rumahnya berjarak lebih kurang 5 (lima) meter, Korban Aminta berpapasan dengan Muli (laki) yang mengendarai mobil, saat itu juga, Mulipun memepet sepeda motor korban. Untungnya korban berhasil menghindar.

Namun, Muli yang memepet kendaraan korban kembali memepet sepeda motor Amita yang menyebabkan Amita hampir terjatuh dan menabrak pagar rumah milik orang lain. Melihat hal tersebut Korban berbalik arah dan menghampiri rumah Muli. Setelah tiba di rumah Muli, lalu Korban menanyakan maksud Muli mengendarai mobilnya seperti itu, namun mendapat jawaban dengan nada kasar dan suara nada tinggi.

Ditengah pembicaraan Muli dan Korban, tiba tiba keluar seseorang bernama Victor (Terduga Pelaku) membawa sepotong kayu Kasau sepanjang kurang lebih 1 (satu meter), mengayunkan kayu tersebut kea rah korban, korbanpun menghindar dari ayunan kayu dari rah terduga pelaku (Victor), naasnya, saat itu juga Korban tekena tamparan pelaku pada wajah korban;

Ibu korban bernama Rostianti tidak tega melihat anaknya mengalami aniaya, lalu menghalangi pelaku yang terus ingin memukul korban. Saat yang bersamaan Pelaku terus mengejar dan berusaha memukul korban sambil mengeluarkan kata-kata ancaman akan membunuh korban, bahkan ibu korban sempat terkena pukulan terduga pelaku.

Akibat perbuatan terduga Pelaku, Korban menderita luka lebam dan memar pada wajah bagian tulang pipi kiri dan luka memar di tangan kiri. Korban pun merasa terancam, dan ketakutan, serta melaporkan kejadian tersebut ke Poslek Tanjungkarang Barat.(R.1.1)

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here