PN Agama Tanjungkarang Putuskan Gugatan Tanpa Mengikuti Hukum Acara, Kuasa Hukum Minta MA Ada Pemecatan

1
283

BERITAINDONET.COM, Lampung: Majelis perkara Pengadilan Negeri Agama Kelas IA Tanjungkarang yang diketuai  Nadimah, dengan dua anggota yakni A. Nasrul, dan Shalahuddin Haji Abbas memutus perkara gugatan harta gono-gini tanpa mengikuti hukum acara. Putusan yang dijatuhkan langsung memenangkan Tergugat saat agenda pembacaan gugatan dengan gugatan NO, Selasa, (5/11/2019). 

David Sihombing salah satu tim kuasa hukum Penggugat kaget mendengar hasil sidang dari timnya yang memberitahu bahwa hakim tidak mau ada acara jawab-menjawab acara sidang. Dinyatakan, majelis langsung memutus pokok perkara tanpa memberikan kesempatan kepada penggugat untuk membuktikan gugatanya.

“Yang dipraktekkan bukan hukum acara,  seharusnya majelis menggunakan hukum acara yang benar, sepanjang Indonesia merdeka belum pernah ada putusan pokok perkara yang memenangkan satu pihak tanpa mengikuti acara sidang,” ujar David Sihombing ke beritaindonet.com, usai sidang.

David menjelaskan, perkara dimaksud yakni Nomor:1520/Pdt.G/2019/PA.T.nk antara Yulia Asita sebagai Penggugat melawan Catur Prasetya Hadi. Gugatan itu terkait gugatan harta bersama. Gugatan sudah melewati agenda mediasi, dan pada agenda mediasi tidak tercapai kesepakatan.

Atas kejadian yang dianggap belum terjadi sepanjang jaman hukum, David Sihombing meminta kepada Mahkamah Agung agar Majelis diperiksa dan dilakukan pemecatan. “Meskipun majelis memihak pada Tergugat, tapi sebaiknya dijalankan hukum acara, dan kami meminta Majelis diperiksa dan dilakukan pemecatan karena sama sekali tidak professional,” tandas David

Sunarya, panitra Pengadilan Agama Kelas IA ketika dikonfirmasi terkait apakah ada aturan internal pengadilan atas pengambilan putusan yang tidak mengikuti hukum acara, Sunarya mengatakan tidak mengetahui ada peraturan terkait.

“Saya tidak paham” ujarnya saat dihubungi. (Muhammad Julian/R.1.1)

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here