PLN Yang Dipimpin Pandapotan Manurung Diduga Gelapkan Dana Masyarakat

0
298

BERITAINDONET.COM, Lampung: Sekitar 89 atas nama Konsumen sebagai calon pelanggan PLN di Wilayah Lampung masih bermasalah. Pasalnya meskipun uang telah disetor ke PLN UID Lampung, namun hingga kini KWH tersebut belum menyala, dan KWH itu belum diterima penyetor dana hingga saat ini, diduga Gelapkan Dana BP Meteran masyarakat.

David Sihombing, Kuasa Hukum Ryanto, mengatakan ada dugaan masalah terkait aliran dana yang notabene masuk ke kas negara melalui BUMN. “Korban ini setor dana, administrasi yang terima uang terlihat mengetahui dana yang disetorkan, termasuk pejabatnya sudah dikasih tahu, tetapi KWH nya ga jelas, dana telah diterima, ” ujar David Sihombing

David mengatakan sedang melakukan  persiapan data melaporkan ke Polisi, agar kasus ini jelas biar polisi yang proses. “Kami sudah kasih tahu, ternyata hingga saat ini belum terlihat niat baik, langkah terakhir melaporkan ke yang berwajib atas dugaan penggelapan dan penipuan” tegas David.

Pandapotan Manurung, Selasa (27/10/2020), saat dikonfirmasi Redaksi beritaindonet.com terkait setoran Ryanto membayar BP  atau biaya penyambungan listrik di PT PLN (Persero) UID LAMPUNG. Ditanyakan juga ke Pandapotan atas penyetoran dibulan Juni 2020 belum terealisasi hingga saat ini dengan alasan di PLN KWH tersebut kosong, nyatanya dilapangan telah menyala (di daerah sungai Nibung Kecamatan Dente Teladas, Kabupaten Tulang Bawang). Siapa yang mengerjakan sementara Pak Riyanto yang bayar. Juga ditanyakan, bagaimana nasib pembayaran Riyanto ke PLN ? Namun Pandapotan tanpa ada jawaban konfirmasi.

Namun  tidak lama setelah dikirimkan pertanyaan konfirmasi ke Pandapotan, ada orang yang menghubungi Redaksi beritaidonet.com yang mengaku bernama Edi dari Kota Metro. Namun masih akan konfirmasi lanjutan ke atasannya. (R.1.1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here