PETANI TERANCAM GAGAL PANEN PESAWAH TERCEMAR LIMBAH PT. KARUNIA ALAM SENTOSA ABADI (KASA)

0
71

BERITA INDONET.COM , Lampung tengah :  Perusahaan yang bergerak di bidang Pengemukan sapi,Yang di kelola oleh Pt Kasa yang berada di Desa Rengas kec. Bekri. 
Dari laporan masarakar perusahaan tersebut menimbulkan limbah kotoran sapi yang masuk ke area pertanian warga dan juga irigasi yang mengaliri pesawahan.Selain itu bau yang di timbulkan di musim penghujan seperti ini sunguh tidak sedap  bau nya, Imbuh warga yang tidak mau di sebutkan namanya.

Limbah tersebut telah membuat petani kembali harus gagal panen untuk kesekian kali nya.yang lebih memprihatinkan lagi,Salah satu warga yang tanah pesawahan tercemar limbah tidak dapat menan padi di musim Tanam tahun ini. Di karnakan meraka,tidak ingin merugi seperti sebelumnya.
kamis (07/01/2020)

Keluhan petani padi yang kembali gagal panen akibat pencemaran lingkungan yang di akibatkan oleh limbah kotoran sapi, Yang mana dampak tersebut di alami petani kurang lebih 3 tahun lamanya.

Subakir salah seorang petani padi yang terkena dampak menjelaskan kepada awak media “pencemaran tersebut dulu pernah di ganti tapi itu dulu,Sekarang sudah kami coba berulang kali melalui pihak pamong dan masyarakat yang terkena dampaknya hanya di jawab iya bahkan kami seperti berhadapan dengan tempok,yang mana tidak ada jawaban untuk tindak lanjut tersebut. saya aja tidak berani nanam lagi karena dulu sempet panen tapi di jual engak laku,mau di makan aja takut, ya akhirnya di jadikan pakan ayam saja. “Saya berharap ada solusi  lah mas buat kami,yang bisa membantu kami petani di sini.tutup nya

Saat awak media mencoba untuk mengkonfirmasi hak jawab terkait hal tersebut,Pihak PT engan untuk bertemu awak media,Sudah ke 3 kalinya, bahkan melalu via telfon tidak ada jawaban  atau respon dari pihak perusahaan.Hanya jawaban yang di wakili oleh pihak keamanan/satpam yang kami terima. 
Menurut penjelasan salah satu satpam Pt.KASA ,HRD yang berinisial Y sedang tidak bisa di temui di Karnaka sedang sibuk.Jelas satpam tersebut kepada Media. 

Melihat hal tersebut kesannya pihak PT tidak mengindahkan Perda. Yang mana pencemaran lingkungan tersebut berdampak pada ekosistem alam.Dalam Perda Peraturan Daerah Kabupaten Lampung Tengah Nomor 04 Tahun 2017 Tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup, Bagian ketiga penaggulangan pasal 58 : (1) Setiap orang yang melakukan pencemaran dan/atau perusakan lingkungan
hidup wajib melakukan penanggulangan pencemaran dan/atau kerusakan
lingkungan hidup.
(2) Penanggulangan pencemaran dan/atau kerusakan lingkungan hidup sebagaimana
dimaksud pada ayat (1) dilakukan dengan:
a.Pemberian informasi peringatan pencemaran dan/atau kerusakan lingkungan
hidup kepada masyarakat;
b.Pengisolasian pencemaran dan/atau kerusakan lingkungan hidup.(Hasan/ ardiansyah)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here