Pesan BJ Habibi Kepada Presiden Jokowi Mengenai Hubungan Cinta Dan Kecerdasan

3
51

BERITAINDONET.COM: Jakarta:  Almarhum BJ Habibi, dimasa hidupnya sebagai pengagum Presiden Jokowi, dan sebaliknya Jokowi pada BJ Habibi. Kedekatan dua anak bangsa ini diikat kecerdasan dan kasih sayang. Yang satu dikenal sebagai golongan Jenius, dan Jokowi dikenal dengan kepemimpinan yang penuh kasih sayang.

Di masa hidupnya, BJ Habibi berpesan kepada Jokowi, sebagai Presiden Aktif Bangsa Indonesia mengenai hubungan cinta dan kecerdasan. BJ Habibi memperhatikan kasih sayang Jokowi menjalankan kuasanya sebagai presiden mampu meyentuh golongan masyarakat terendah hingga golongan atas. Sifat kebapaan Jokowi dianggap mampu menaklukkan rasa rakyat dengan kasih sayang pengganti tangan besi yang otoriter.  

Pada upacara pemakaman BJ Habibie, Presiden RI Joko Widodo ungkap pesan penting BJ Habibie. “Berpesan ‘Tanpa cinta kecerdasan itu berbahaya,’ ungkap Jokowi pada akhir prosesi pemakaman BJ Habibie di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan pada Kamis (12/9/2019) siang.

“Dengan penuh rasa duka cita yang mendalam, semua rakyat Indonesia berkabung atas wafatnya presiden ketiga Republik Indonesia, Bapak Profesor Bacharudin Jusuf Habibie” lanjutnya.

Cedikiawan itu, diungkapkan Jokowi sebagai suri tauladan bagi seluruh anak bangsa. “Ilmu pengetahuan, iman dan taqwa harus bersatu, kita hadir di sini di Taman Makam Pahlawan Kalibata untuk memberikan penghormatan terakhir kepada beliau. Kita hadir di sini di Taman Makam Pahlawan Kalibata memberikan penghormatan terakhir kepada beliau” ungkap Jokowi.

Dijelaskan, kisah perjalanan Almarhum BJ Habibi: Sejak muda sudah menjadi sosok yang inspiratif. Di masa mudanya tidak hanya berfikir untu dirinya sendiri, tapi tentang bangsa Indonesia, tidak berpikir tentang apa yang terjadi di Indonesia saat ini, maupun satu atau dua tahun mendatang, tetapi untuk 50 tahun ke depan, bahkan 100 tahun, agar Indonesia menjadi Indonesia maju, melahirkan sejumlah industri strategis di Indonesia. “Selamat jalan sang pionir, kami selalu ingat pesanmu,” tutupnya. (R1/1)

3 COMMENTS

  1. A formidable share, I just given this onto a colleague who was doing a bit of evaluation on this. And he in reality purchased me breakfast as a result of I discovered it for him.. smile. So let me reword that: Thnx for the deal with! However yeah Thnkx for spending the time to debate this, I really feel strongly about it and love reading extra on this topic. If doable, as you grow to be experience, would you mind updating your blog with extra details? It’s highly helpful for me. Huge thumb up for this blog put up!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here