Penusuk Wiranto Asal Medan, Korban Ganti Rugi Lahan Di Sumatera

1
242

BERITAINDONET.COM/CNN Indonesia: Ternyata masalah pembayaran lahan Program Pembangunan Proyek Strategis Nasional mengandung luka dendam hingga pembunuhan pembesar.   Syaril Alamsyah alias Alam asal Medan Sumatra Utara Pelaku penusuk Menko Polhukam Wiranto dapat berbuntut masalah ganti rugi lahan.  

Syaril Alamsyah berasal dari Kelurahan Tanjung Mulia Hilir, Kecamatan Medan Deli, Sumatera Utara. Rumah pelaku tergusur proyek pembangunan Tol Trans Sumatera yang digencarkan Pemerintah. Alam lahir dan dibesarkan di lokasi tersebut, serta sempat tinggal bersama kedua anaknya di sana. Namun dia tidak lagi menetap di rumahnya di lokasi tersebut sejak 2016. Rumahnya sudah tidak ada lagi karena tergusur proyek pembangunan Tol Trans Sumatera periode 2016-2017.

“Rumah Alam sendiri sudah tidak ada lagi karena sejak adanya proyek pembangunan ruas jalan Tol Trans Sumatera, yaitu ruas medan binjai rumah alam menjadi bagian yang terkena dampak,” kata Produser CNN Indonesia TV, Agus Supratman, saat melaporkan hasil reportase di Medan, Kamis (10/10) seperti dilansir CNN Indonesia.

Alam lahir dan dibesarkan di lokasi tersebut, serta sempat tinggal bersama kedua anaknya di sana. Namun dia tidak lagi menetap di rumahnya di lokasi tersebut sejak 2016, dikabarkan pelaku sulit menjangkau haknya atas pembayaran lahan proyek strategis nasional. Rumahnya sudah tidak ada lagi karena tergusur proyek pembangunan Tol Trans Sumatera.

Berdasarkan kesaksian warga, sejak rumahnya digusur, Alam tinggal di rumah kerabatnya di kawasan Martubung, Medan. Namun setelah itu tetangga tidak mengetahui lagi keberadaan Alam sampai akhirnya peristiwa penyerangan terhadap Wiranto mencuat ke publik. Kendati demikian sejumlah orang membenarkan bahwa terduga pelaku penusukkan Wiranto adalah Alam yang pernah menjadi tetangga mereka di lokasi tersebut.

Alam sempat tinggal di rumah itu bersama kedua anak perempuannya, Ratu dan Raya. Namun, rumah Alam tergusur karena proyek pembangunan jalan tol pada 2016 dan 2017. Setelah itu, tetangga tak mengetahui lagi keberadaaan mereka. Akan tetapi, Alam masih memiliki keluarga di Medan.

Seperti diketahui, Wiranto ditusuk Syahril saat menghadiri acara peresmian gedung di Alun-alun Menes, Desa Purwareja, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang, Banten, Kamis (10/10). Ia terluka di bagian perut bawah.

Terlapor Pemalsu Surat yang hingga kini belum disentuh hukum meski sudah ditemukan tersangka

Untuk diketahui, Pembangunan Tol merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional di Sumatra, selain pembangunan Tol terdapat juga Proyek Strategis Nasional di Sumatra seperti Pembangunan Bendung Gerak Jabung di Lampung Timur-Provinsi Lampung yang juga terjadi masalah besar yang melibatkan para terduga mafia tanah. Kasus pembayar ganti rugi lahan oleh Pemerintah masih banyak yang bermasalah, bahkan unsur panitia pengadaan tanah yang diduga sebagai pelaku utama, dan meskipun sudah ditemukan tersangkanya, namun penanganan perkara tersebut di Kepolisian dirasakan mandek (R.1.1)

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here