Pejabat Kementerian PUPR Balai Besar Bandar Lampung Menerima Berkas, Yang Dijanjikan Diselesaikan

11
218

Lampung (beritaindonet.com): Direktorat Jendral Sumber Daya Air Balai Besar Wilayah Sungai Mesuji Sekampung Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menerima berkas yang diminta dan akan diselesaikan, Jumat (22/2/2019). Penyerahan berkas itu sebagai janji kepada Himpunan Mahasiswa Islam Bandar Lampung saat aksi unjuk rasa , Rabu (20/2/2019) yang mendorong Direktorat Jendral Sumber Daya Air Balai Besar Wilayah Sungai Mesuji Sekampung segera tuntaskan permasalahan.

Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Balai Besar Bersama Timnya, menerima berkas Tanah Hi Suwardi Ibrahim sekitar Pukul 15.40 WIB. Berkas yang diterima merupakan Surat-Surat tanah yang dilengkapi dengan surat ukur beregister

Penyerahan berkas-berkas di kantor balai besar, di Jalan Jenderal Gatot Subroto Nomor 57, Teluk Betung Selatan, Kota Bandar Lampung sekitar pukul 15.40 WIB. Dihadapan kepala Satuan Kerja (Kasatker) Jailani Balai Besar Wilayah Sungai Mesuji Sekampung, penerimaan berkas dibubuhi stempel.

Untuk mempercepat koordinasi, Kasatker Jailani meminta agar segera menyerahkan berkas ke BPN. Korban pemilik lahanpun menyerahkan berkas yang sama ke BPN Provinsi Lampung sore itu juga  pukul 15.59 WIB.


“Kami sudah serahkan, penyerahkan itu di dua tempat, Balai Dan BPN Provinsi, Pihak BPN Provinsi mengatakan akan merapatkan dengan atasan,” ujar David Sihombing ke beritaindonet.com, Sabtu (23/2/2019)

BPN Provinsi menerima berkas Tanah Hi Suwardi Ibrahim sekitar Pukul 16 WIB. Berkas yang diterima merupakan Surat-Surat tanah yang dilengkapi dengan surat ukur beregister. Penyerahan ke BPN bertujuan agar segara dilakukan proses berkas dan Validasi

Seperti diketahui unjuk rasa Rabu (20/2/2019), Himpunan Mahasiswa Islam Bandar Lampung seia sekata mencatat ucapan Yusen pejabat Balai Besar dalam sambutannya kepada mahasiswa, mengatakan siap masuk penjara dan berjanji  membantu proses penyelesaian masalah tersebut.

“Saya siap masuk penjara,” ujar Yusen di hadapan mahasiswa yang meminta agar tidak terjadi pembayaran menggunakan surat-surat palsu dikemdian hari. Surat-surat yang dimaksud merupakan surat-surat tanah di lokasi Proyek Bendungan Wawai Karya di Desa Sumber Rejo, Kecamatan Way Bekarang Lampung Timur.

Pembebasan lahan lokasi Proyek Bendungan Wawai Karya diduga telah menggunakan surat palsu, sudah dikucurkan kurang lebih Rp13 miliar tanggal 11 Desember 2018, sementara sisa lainnya masih kurang lebih Rp80 miliar yang rencananya dibayarkan Maret 2019.

Seperti yang dihimpun, awal mula terjadinya dugaan pemalsuan surat-surat tanah ketika kepala desa setempat bernama Kaderi membuat surat surat tanah berbentuk jual beli tanpa ada surat dasar tanah seperti SKT dan berkas lain. Pada hal objek tanah yang suratnya dibuat baru oleh Kepala Desa merupakan objek tanah yang sama dengan surat-surat tanah Suwardi Ibrahim. Surat itu mencapai seratusan bidang surat dengan luas kurang lebih 127 hektar, demi mendapat uang dari Negara dalam rangka pembebasan tanah peruntukan bendungan Wawai Karya di Desa Sumber Rejo di Lampung Timur-Provinsi Lampung.

Anehnya diinformasikan, menurut keterangan tersangka dalam BAPnya sebagai tersangka di Polda Lampung, tersangka membuat surat tersebut karena diminta oleh Panitia pembebasan lahan. Polda Lampung telah menetapkan satu orang tersangka panitia, sudah ditemukan bukti sebagai penyalahgunaan wewenang dan pemalsuan surat, namun panitia dalam hal ini kepala BPN Lampung Timur Mangara Manurung belum dijadikan tersangka akibat melakukan Validasi surat terduga palsu.

Mangara manurungpun dinyatakan pernah mengaku saat diperiksa di Polda Lampung. Pengakuan Mangara sebelum pencairan Rp13 Miliar 11 Desember 2018 mengatakan tidak akan ada pencairan jika tidak ada damai dengan para pihak, namun, berbalik fakta, danapun dicairkan ditengah ada tersagka pemalsu surat.

Pakar Hukum Perbankan,  Dr. Zulfi Diane Zaini, M.H menilai Pejabat Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Tanjungkarang melanggar prinsip kehati-hatian perbankan, pasalnya sudah ada surat dari pihak terkait yang menjelaskan duduk persoalan dan meminta penundaan pencairan dana dari Negara peruntukan pembayaran proyek Bendungan di Desa Sumberrejo, Kecamatan Waway Karya, Lampung Timur-Provinsi Lampung.

“Jika terlebih dahulu surat keberatan dari yang merasa berhak ke BRI, maka BRI menurut saya melanggar prinsip kehati-hatian Bank, jika terbukti pelaku tindak pidana, maka jajaran BRI kena tindak pidana perbankan,” Ujar Diane dalam keterangan kepada beritaindonet.com

Diane menyatakan, pencairan uang dari Bank tidak sembarangan, karena menyangkut uang Negara. Kasus yang menjerat pelaku tersangka pembuat surat palsu dinilai sebagai bahan kuat untuk menunda pembayaran. “Sebelum pencairan sudah tersangka, wah harus ditunda, apalagi sudah disurati “ jelas Doktor Hukum Perbankan dan sangat senior ini.   Termasuk menurut Dia, Validasi awal dinilai tidak berlaku dan harus ada Validasi baru.

Diberitakan sebelumnya, sebagian surat tanah yang diduga palsu itu telah digunakan oleh BPN Lampung Timur dan dengan cara membubuhkan validasi, serta dicairkan oleh Direktorat Jendral Sumber Daya Air Balai Besar Wilayah Sungai Mesuji Sekampung Akibat melalui Bank Rakyat Indonesia Cabang Tanjungkarang.

Menurut David Sihombing, posisi BRI seperti yang diungkapkan ahli perbankan sama saja, pencairan sebagian dana Negara itu seharusnya tidak dilakukan, karena surat sudah disampaikan kepada BPN, Bank BRI dan Balai Besar untuk tidak dilakukan karena surat-surat yang digunakan merupakan surat yang sarat atas dugaan kepalsuan. Penggunaan surat-surat palsu itu diniai jelas terkesan disengaja demi mengucurnya dana dari Negara.

“Sama saja posisinya, dan akan berakibat masalah seumur hidup, Karena pemberitahuan dilakukan jauh hari sebelum pencairan. Seseorang yang sengaja menghilangkan hak orang lain haknya juga akan dihilangkan, dah pasti yang kita tabur akan kita tuai, jika lepas dari hukum yang dilihat, tidak bisa mengelak dari hukum yang tidak kasat mata” uangkap David.

Foto Aksi Demo Mahasiswa HMI Bandar Lampung (20/2/2019), meminta tuntaskan masalah pembebasan lahan, dan mengungkap kebenaran dan agar tidak terdapat masyarakat yang terzolimi. Aksi ini sebagai reaksi atas ucapan Bapak Presiden Joko Widodo

David menambahkan, tujuan pengungkapan masalah seyogianya tidak dapat dipandang negatif, karena munculnya orang-orang seperti HMI Bandar Lampung sebagai jalan menuju kebaikan untuk menghindarkan para pelaku dari hal terburuk sebagai akibat dari tindakan salah langkah.

11 COMMENTS

  1. And, I think, “we the people” connect, consume and communicate like never before.
    ru for Russia may be good for the local rankings and may certainly do them
    no harm. The utilization of social websites sites allows a
    small business to market sales, discounts, or special promotions these are holding, to all
    people who like them or follow their page.

  2. Howdy! I know this is kinda off topic however I’d figured I’d ask.
    Would you be interested in trading links or maybe
    guest authoring a blog article or vice-versa? My site
    addresses a lot of the same subjects as yours and I believe we could greatly benefit from each other.
    If you might be interested feel free to send me an e-mail.
    I look forward to hearing from you! Superb blog by the way!

  3. I like the helpful info you provide on your articles.
    I’ll bookmark your weblog and take a look at once more right here frequently.
    I am quite certain I will be informed a lot of new stuff right right
    here! Good luck for the following!

  4. Admiring the persistence you put into your website and detailed information you present.
    It’s nice to come across a blog every once in a while that isn’t the same out of date rehashed
    information. Fantastic read! I’ve bookmarked
    your site and I’m including your RSS feeds to my Google account.

  5. Hi, I think your blog may be having web browser compatibility problems.
    Whenever I take a look at your site in Safari,
    it looks fine but when opening in IE, it’s
    got some overlapping issues. I just wanted to
    provide you with a quick heads up! Apart from that, great website!

  6. Hello there, There’s no doubt that your web site could possibly be having internet browser compatibility problems.

    Whenever I look at your site in Safari, it looks fine however when opening in I.E., it’s got some overlapping issues.
    I just wanted to give you a quick heads up!
    Aside from that, great website!

  7. I’m curious to find out what blog platform you have been using?
    I’m experiencing some small security problems with my latest blog and I would like to
    find something more risk-free. Do you have any solutions?

  8. Excellent blog right here! Additionally your website rather
    a lot up very fast! What host are you using? Can I
    get your affiliate hyperlink to your host? I desire my website loaded up as fast as yours lol

  9. Good day! I know this is kinda off topic however , I’d figured I’d ask.
    Would you be interested in exchanging links or maybe guest
    writing a blog post or vice-versa? My website covers a lot of the same subjects as yours and I
    believe we could greatly benefit from each other. If you are interested feel free to send me an email.
    I look forward to hearing from you! Superb blog by the way!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here