Pariwisata Di Lampung Timur Mati Suri! Progres Pembangunan dan Pengelolaan Di Pertanyakan.

0
29

BERITAINDONET.COM Lampung Timur – Kinerja Pemerintahan Kabupaten Lampung Timur terus mendapat sorotan terkait pengelolaan UPTD pembenihan dan pembibitan yang terletak di Dusun Swikis, pengelolaan tersebut di duga kuat hanya membuang anggaran tanpa target yang jelas.

Tim beritaindonet.com mencoba untuk membedah soal potensi danau yang berada di pusat kota yang semestinya bisa menambah point keberhasilan pembangunan kawasan perkotaan.

Mestinya ini bukan hal yang sulit karena hanya memberdayakan bukan harus membuat tempat strategis, penempatan Sumber Daya Manusia (SDM) yang pemerintah kabupaten fungsikan kepada aparaturnya tak sesuai bidang, atau ada motivasi lain selain profesionalisme.

Menurut seorang narasumber di lingkungan Pemkab yang tak ingin disebutkan namanya mengatakan, bahwa memang tak ada perencanaan apapun pada objek wisata Beringin Indah setelah masa kepemimpinan Irfan Nuranda Jafar.

“Kalau dulu sudah dibuatkan grand design nya diseluruh area yang ada karena nanti akan dibuat sistem zona, ada zona inti, ada zona pendukung dan zona pengembangan, lepas itu pembangunannya tanpa arah hanya angin-anginan saja. Kalau sudah ada yang mengkritik baru ada pembangunan, itu juga asal saja tidak dalam rangka menjalankan sebuah rencana pembangunan yang sudah tersusun dan berkelanjutan. Makanya dibangun bubar lagi, kalau tidak percaya omongan saya silahkan tanya mereka tentang rencana pembangunannya,” paparnya, Rabu (8/4).

Ia melanjutkan, seharusnya pembangunan pariwisata ini memiliki design yang jelas, seperti pembangunan bertahap, yakni pembangunan jangka pendek, menengah dan jangka panjang.

“Coba di cari tahu, semua objek yang dikucurkan dana oleh dinas pariwisata, tanya itu objek punya siapa? bukan punya pemda, bahkan ada yang tidak jelas kepemilikannya, itu artinya SDM yang ada tidak memahami pembangunan dan punya keberanian membangun objek sendiri,” jelasnya dengan nada kecewa.

Ia berkeyakinan bahwa penempatan jabatan sesuai skill yang dibutuhkan masih menjadi persoalan di Lampung Timur, hal ini bisa dilihat dari pembangunan hampir disemua lini yang tak jelas progresnya di semua lini pariwisata. (end/zim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here