Miris !! Kucuran Dana Proyek Rehablitas Sekolah Dasar PUPR Provinsi Bengkulu Cukup Fantastis Mencapai Miliaran : Baru Seumur Jagung Bangunan Sudah Mulai Terlihat Banyak Yang Retak

0
17

BERITA INDONET.COM  , Bengkulu :  Tiga puluh lima(35) sekolah dan madrasah di provinsi Bengkulu yang terbagi di Bengkulu Utara dan kabupaten Rejang Lebong dengan jumlah enam(6) sekolah ,yang dikerjakan oleh PT Serumpun makmur anugrah sentosa , dengan anggaran dua belas miliar (12 M)   untuk provinsi Bengkulu kementerian PUPR , menganggarkan total dana  keseluruhan berjumlah tujuh puluh miliar (70 M) 

Dua puluh lima (25) sekolah,Di kabupaten Seluruh  kabupaten Bengkulu Selatan dan kab Kaur mendapat anggaran empat puluh empat miliar (44 M) yang dikerjakan oleh PT Andica parsaptian  abadi . 

Pemerintah pusat melalui kementerian PUPR,  selain mengucurkan dana rehabilitasi sekolah Dasar , kementerian PUPR  telah merehabilitasi sarana prasarana madrasah dikabupaten bengkulu selatan ,kab kepahyang  dan Rejang Lebong yang mana terdapat empat (4) madrasah dengan anggaran empat belas miliar (14 M) dikerjakan oleh PT jasa cerah mentari , dimana kesemua rehabilitasi tiga puluh lima sekolah   dan madrasah dipropinsi Bengkulu . Dimulai masa pengerjaannya (10 Juli 2019 selesai pada 30 Desember 2019) . Dengan lingkup pekerjaan gedung ruang kelas belajar (RKB)  ,sarana dan prasarana seperti pagar dan toilet. 

Pekerjaan rehab sekolah yg sampai masa akhir pekerjaannya tgl 30 Desember seperti yang tertuang dipapan merek tersebut ,sangat disayangkan setelah tim investigasi wartwan  Indonesia.net ,mendatangi salah satu sekolah yang mendapat rehabilitas fisik sekolah tersebut beberapa Minggu yang lalu, wartawan Indonesia .net menemukan fisik sekolah yang sudah mengalami keretakan dan rabat yang mengalami kerusakan. Pekerjaan yang menelan dana miliaran rupiah tersebut diduga tidak sesuai dengan spesifikasi dan kerangka acuan kerja , seperti kayu Kosen jendela dan pintu telah bubuk an dimakan rayap, dan juga pelapon yang menurut salah satu guru yang dimintai keterangan mengatakan, “ini pelaponnya diganti semua pak”. Cuma saya yakin ini bukan ketebalan yg sesuai dengan RAB nya. Masa baru beberapa bulan sudah gembung dan sudah mau terbuka ,terus coba bapak lihat bangunan itu pak. Itu saya yang ngerjakan , THN 2006 , sudah berapa belas tahun tu pak ,kan  nggak ada keretakan.ini pekerjaan baru selesai 30 Desember ini Januari 2020 sudah pada retak dan kayu nya bubuk an dimakan rayap pak pak. 

Ungkap guru yang mengajar di sekolah Belitar seberang kab rejang Lebong. Bahkan saat diminta konfirmasi   sama kepala sekolah nya tersebut juga mengatakan hal yang sama ,diduga pekerjaan fisik sekolah tersebut   mar up anggaran dan adanya pembiaran oleh pihak pengawas dan konsultan , dikarenakan sampai bulan November 2020. Tidak ada perbaikan yg dilakukan oleh pihak pemborong PT serumpun makmur anugrah sentosa.  Bahkan menurut sumber yang enggan disebut namanya , mengatakan kalau kegiatan rehab sekolah Belitar seberang tersebut belum ada serah terima dari pihak dinas PUPR kesekolah,menurut ibu inisal MH mengatakan yang ada itu baru  penyerahan kunci dari pihak pemborong. Demikian ungkapnya. (Team/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here