Lapor Pak Bupati !..Ada Gudang Pengepul Getah Karet Di Kampung Negeri Baru Diduga Tidak Memiliki Ijin Dan Resahkan Warga dengan Aroma busuk Getah Karet

0
29


BERITAINDONET.COM , Way Kanan:Warga keluhkan adanya aktifitas gudang usaha  tempat penampungan  hasil bumi getah karet yang berada di kampung Negeri Baru kecamatan Umpu Semenguk.

poto:sisa limbah getah karet


“Pasalnya dengan adanya aktifitas gudang getah karet tersebut warga yang berada tidak jauh dari lokasi gudang sangat terganggu dengan aroma yang sangat bau menyengat yang dapat menganggu pernafasan warga sekitar serta dapat mencemarkan lingkungan sekitar lokasi gudang.

“Dari informasi yang dihimpun Berita Indonesia net,gudang getah karet yang terletak di kampung Negeri Baru sudah beroprasi selama 2tahun terakhir milik pengusaha inisial UM,yang diduga tidak mengantongi ijin keterangan usaha,dan surat -surat dokumen Pendaftaran gudang dan ijin Amdal dari dinas terkait .
Hal itu terungkap,saat awak media mencoba melakukan konfirmasi atas kepemilikan ijin gudang penampungan getah karet yang akan di kirim keluar daerah “namun pemilik usaha insial UM tidak  mengerti tentang ijin amdal dan tidak dapat menunjukan keterangan secara gamlang kepada media .20/10/2020.
“Ironisnya ,pemilik usaha membantah ijin gudang usahanya tidak memiliki ijin kepada media saat dikonfirmasi.
“surat izin yang mereka miliki sudah lengkap sepenuhnya. Namun, saat ditanya kepemilikan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (amdal) oleh  beberapa hari lalu, salah satu pengusaha tersebut tidak tau apa yang dimaksud dengan amdal,”apa itu amdal ?ungkanya kepada media 

“Sementara pemilik usaha gudang harus mengacu pada ketentuan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 90/M-DAG/PER/12/2014 Tahun 2014 tentang Penataan dan Pembinaan Gudang(“Permendag 90/2014”) sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 16/M-DAG/PER/3/2016 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 90/M-DAG/PER/12/2014 Tahun 2014 tentang Penataan dan Pembinaan Gudang(“Permendag 16/2016”)Pasal 1 angka 1 Permendag 16/2016 menyatakan bahwa gudang adalah suatu ruangan tidak bergerak yang tertutup dan/atau terbuka dengan tujuan tidak untuk dikunjungi oleh umum, tetapi untuk dipakai khusus sebagai tempat penyimpanan barang yang dapat diperdagangkan dan tidak untuk kebutuhan sendiri. Setiap pemilik gudang wajib memiliki Tanda Daftar Gudang (“TDG”), yang merupakan bukti pendaftaran gudang yang diberikan kepada pemilik gudang.[1] TDG diterbitkan sesuai dengan alamat tempat/domisili gudang. TDG mempunyai masa berlaku selama gudang tersebut digunakan untuk menyimpan barang yang diperdagangkan dan wajib didaftar ulang setiap lima tahun.
Hingga berita ini diturunkan belum adanya instansi terkait untuk melakukan penindakan  adanya aktifitas gudang getah karet tersebut .(Heriansyah/R1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here