Emosi Massa Meledak, Meminta Pecat Agus Sujatma Ketua Koperasi Pelabuhan

0
163

BERITAINDONET.COM, Lampung: Buruh Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Pelabuhan Panjang tidak sabar lagi melihat tingkah laku Ketua Koperasi Pelabuhan Panjang bernama Agus Sujatma beserta tim pengurus lainnya, pasalnya sederet masalah telah dianggap menumpuk seperti masalah tunggakan BPJS, masalah upah serta masalah dokumen penting lainnya.

Sehingga dengan kesepakatan bersama meminta agar Ketua Koperasi TKBM Pelabuhan Panjang dipecat sesegera mungkin, mengingat supaya para buruh terhindar dari masalah yang lebih besar

Mosi tidak percaya disampaikan pada saat aksi, Senin, (6/12/2021). Tidak tanggung-tanggung, terlihat bisa mencapai seribuan massa siap menggeruduk membela hak buruh.

Tuntutan yang disampaikan cukup jelas, diantaranya agar segera menindaklanjuti permasalahan buruh TKBM Pelabuhan Panjang.

Tuntutan para buruh detailnya Pertama: Agar diselesaikan tunggakan BPJS Ketenagakerjaan sejak tahun 2017 sampai tahun 2021 ini yang tidak dibayarkan,

Tuntutan lainnya, supaya diberikan surat Sertifikat Hak Milik rumah perumahan buruh TKBM Pelabuhan Panjang yang terletak di Desa Talang Ulu, karena perumahan tersebut dibeli secara cash, juga terkait upah, agar disesuaikan dengan Keputusan Menteri Perhubungan Nomor: 35 Tahun 2007 Tentang Pedoman Perhitungan Tarif Pelayanan Jasa Bongkar Muat Dari Dan Ke Kapal Pelabuhan; Dan Keputusan Gubernur Lampung Tentang Upah Layak,

Terakhir disampaikan mosi tidak kepengurusan koperasi periode 2020-2025, dan mendesak Ketua Badan Pengawas Koperasi TKBM Pelabuhan Panjang untuk membuat rapat anggota agar segera memberhentikan kepengurusan koperasi pelabuhan panjang serta jajarannya periode 2020-2025

Saat aksi, sempat terjadinya gesekan ditengah memanasnya situasi, terlihat saling hadang diantara dua kubu yang berbeda. Pengunjuk rasa sangat menyayangkan tingkah laku Ketua Dan Pengurus karena tidak memberikan jawaban permasalahan yang berarti buat lara buruh.

Ketua Koperasi Pelabuhan Panjang Agus Sujatma saat dihubungi konformasi via ponselnya, belum dapat tersambung, hingga berita ini diturunkan. (R.P.1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here