Ditengah Pademi Covid -19 Lapas Gunung Sugih Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1442 H Dengan Sederhana Sesuai Anjuran Protokol Kesehatan

0
130

BERITAINDONET.COM , Gunung Sugih : Dimasa pandemi  Corona Virus Disease (Covid-19) yang  masih belum usai,namun tidak meluluhlantahkan semangat para santri Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP)  Lapas kelas IIB  Gunung Sugih  untuk tetap memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1442 H secara sederhana dengan menerapkan aturan protokol kesehatan yang dilaksanakan  pada hari selasa(3/11/2021)

“Kegiatan acara Maulid Nabi Muhammad SAW 1442 H ,yang dilaksanakan di Masjid Alfurqon Lapas Gunung Sugih yang mulai  sejak pukul 09.00 Wib dengan tema MAUIDHOTUL KHASANAH yang diisi oleh  penceramah ustd abdul somad dan kawan -kawan  yang berdomisili di kotagajah. 


“Acara kegiatatan tersebut dihadiri langsung oleh Kalapas Gunung Sugih Sohibur Racman beserta berapa staf pegawai dan beberapa warga binaan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan ,menjaga jarak , mengunakan masker dan mencuci tangan sebelum memasuki acara .

Sementara Kalapas Sohibur “menjelaskan kepada awak media usai acara tsrsebut ,kegiatan ini diselengarakan untuk bertujuan agar dihari peringatan Maulid Nabi Muhhamad SAW ini ,kita dapat mendekatkan diri kepada sang  Pencipta Alam  Allah SAW.

Lanjut “Sohibur didalam terdapat satu blok khusus untuk santri, tepatnya di blok c, yang peruntukkan khususnya untuk narapidana yg beragama muslim, kurang lebih jumlah  santri ada 150,meraka kita satukan agar bisa belajar agama.dalam satu kamar itu pasti ada 1 ustad nya yaitu dari narapidana itu sendiri, dan setiap hari kamis malam jumat kita laksanakan pengajian dan yasinan, pada malam jumat tersebut kita keluarkan  semua meraka ,agar bisa mengikuti kegiatan yasinan rutin.ungkapnya 

“masih kata Sohibur ,itu bentuk kepedulian kami terhadap warga binaan agar dapat lebih memahami ilmu agama san mendekatkan diri kepada allah swt.sekalipun dalam situasi pandeme covid 19 ini,hak hak warga binaan tetap kami penuhi,salah satunya iyalah makanan. Adapun warga binaan tidak bisa bertemu/bertatap muka secara langsung dengan keluarga,akan tetapi kami mempersilakan untuk menitipkan makanan kesukaan mereka ke petugas kami di P2U.

“Sohibur berharap ,agar  lapas ini menjadi lapas yg madani,madani artinya lebih banyak memberikan bekal pengetahuan dan kemampuan. khususnya di bidang kerohanian, mumpung mereka di dalam karna jika mereka di luar belum tentuereka mendapatkan pencerahan rohani,hari ini 540 lebih warga binaan lapas kelas 2b gunung sugih dari berbagai suku dan agama pungkasnya kalapas gunung sugih. (Hasan / ardiansyah/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here