Dinas Lingkungan Hidup Laksanakan Kegiatan Pembinaan ADIWIYATA Seluruh Sekolah Di Mesuji

0
45

BERITAINDONET.COM , Mesuji:Pemerintah kabupaten Mesuji melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) melaksanakan kegiatan pembinaan ADIWIYATA ke sekolah dalam wilayah kabupaten mesuji selama tujuh hari kerja dari tanggal 28 september sampai 6 oktober, bertujuan untuk menciptakan kondisi lingkungan yang baik bagi sekolah menjadikan tempat pembelajaran dan penyadaran warga sekolah yakni Guru. Karyawan dan Pelajar sehingga di kemudian hari semua warga sekolah turut bertanggung jawab Penyelamatan Lingkungan Dan Pembangunan Berkrlanjutan.


Berdasarkan peraturan menteri lingkungan hidup No.5 tahun 2013 TENTANG PEDOMAN PELAKSANAAN PROGRAM ADIWIYATA dan juga surat keputusan BUPATI MESUJI NO. B./167/I.02/HK/MSJ/2020 tanggal 17 februari 2020 TENTANG PENETAPAN PESERTA PENILAIAN SEKOLAH ADIWIYATA TINGKAT PROVINSI LAMPUNG DAN TINGKAT NASIONAL TAHUN 2020 DI LINGKUP PEMERINTAH KABUPATEN MESUJI.
Dinas Lingkungan Hidup Mesuji yang di pimpin oleh Bowo Wirianto ,MM. M.PdSerta Kepala Bidang Informasi Dan Bina Lingkungan Suswantoro SHTeam work Pembinaan Sekolah Adiwiyata (DLH)Drs.H Makrup.Bambang Irawan. ST.Yoga Salendra. ST.Reni Puspita SP.Ferli Triono.
Untuk Penilaian Sekolah Adiwiyata tingkat provinsi yang telah di lakukan pembinaan adiwiyata sebagai berikut. SMP.N 1 SIMPANG PEMATANG. SMP.N 11 TANJUNG RAYA. SD. N 16 WAY SERDANG.Sedangkan untuk Tingkat  NASIONAL, SMA.N 1 TANJUNG RAYA. SMA.N 1 WAY SERDANG. SMP.N 10 PANCA JAYA. SD.N 3 PANCA JAYA.
Dalam pelaksanaan pembinaan sekolah disampaikan bahwa program adiwiyata adalah salah satu program kementerian lingkungan hidup dan kehutanan dalam rangka mendorong terciptanya pengetahuan dan kesadaran anggota sekolah dalam upaya pelestarian lingkungan.
Terkait program sekolah adiwiyata yang berdasarkan PERMEN LINGKUNGAN HIDUP RI NO. 5 TAHUN 2013. Ada 4 kebijakan yang perlu di lakukan antara lain SBB.Pertama, Berkaitan dengan kebijakan berwawasan lingkungan. Kedua, Pelaksanaan Kurikulum Berbasis Lingkungan. Ketiga, kegiatan lingkungan berbasis PARTISIPATIF. KeEmpat, Pengelolaan sarana pendukung ramah lingkungan.
Jelasnya, Program adiwiyata bukanlah lomba, namun merupakan pengakuan terhadap sekolah. Madrasah dan pesantren dalam mewujudkan sekolah peduli dan berbudaya, lingkungan sekolah adiwiyata bercirikan sekolah yang bersih, teduh, efisien dalam penggunaan kertas air dan listrik.
Harapannya, mendapat respon dan dukungan khususnya kepala sekolah beserta dewan guru,murid dan wali murid untuk peduli berbudaya lingkungan, OPD terkait seperti DLH, Diknas, Kemenag dan Dinkes Bisa melakukan pembinaan serta penilaiaan sekolah adiwiyata bersama sama di sekolah sesuai dengan permen no.5 tahun 2013 lingkungan hidup dan surat keputusan Bupati akan dilakukan penilaian tingkat kabupaten provinsi maupun tingkat nasional.(Fauzi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here