Dari Polri Peduli, Polsek Talangpadang Santuni Lansia 90 Tahun Sebatang Kara Iptu Khairul Yassin Ariga : Memang Tak Seberapa, tetapi Semoga Meringankan

0
10

BERITAINDONET.COM Tanggamus – Rumah yang lebih tepat disebut dengan gubuk papan beranyaman bambu berlantaikan tanah kering, menjadi saksi bisu secercah kebahagiaan dan senyum haru Nenek Saring. Saat ia dikunjungi tim dari Polsek dan Koramil Talangpadang, Kabupaten Tanggamus. Mbah Saring adalah salah satu lansia prasejahtera yang menjadi penerima bantuan Gerakan Bakti Sosial Polri Peduli di tengah pandemi COVID-19.

Alih-alih menikmati usia senja dan hidup bahagia bersama anak, cucu, atau cicitnya, nenek renta itu justru harus berjuang hidup sebatang kara. Hati siapa tak terketuk, melihat kondisi memprihatinkan Mbah Saring yang berusia 90 tahun itu. Tak terkecuali personel Bhabinkamtibmas Polsek Talangpadang yang akhirnya melaporkan kondisi Mbah Saring kepada Kapolsek Talangpadang, Iptu. Khairul Yassin Ariga, S.Kom.

Mbah Saring tinggal di Pekon Talangpadang, Kecamatan Talangpadang. Memang domisilinya tak jauh dari pusat kecamatan setempat. Namun kondisi kehidupannya, sangat jauh dari layak.

Untuk bisa sampai di gubuk yang selama ini menaungi Mbah Saring dari teriknya matahari dan dinginnya guyuran hujan, Kapolsek Talangpadang bersama rombongan pun harus lebih dulu melewati gang-gang sempit dengan berjalan kaki. Setelah tiba di depan sebuah gubuk reot juga sempit, tampak seorang nenek berdaster hijau berdiri. Kepalanya tertutup uban. Ribuan garis kerut di wajahnya, seakan menggambarkan betapa banyaknya pahit-manis perjalanan hidup yang telah ia jalani.

Kendati anak dan menantunya tinggal tak jauh dari gubuknya, Mbah Saring lebih memilih menghabiskan sisa hidupnya sebatang kara. Kebutuhan makannya sehari-hari, dipenuhi oleh sang anak. Namun tak jarang, Mbah Saring juga memasak mie instan demi mengisi perutnya.

“Mbah bagaimana kabarnya? Mbah tinggal sama siapa di sini?” tanya Kapolsek Talangpadang sejurus kemudian pada Mbah Saring.

“Saya tinggal sendirian di sini. Anak saya (rumahnya) agak jauh di belakang sana,” jawab Mbah Saring seraya menunjuk tempat yang ia maksud.

Kedatangan tim Polri Peduli dari Polsek Talangpadang yang dipimpin kapolsek setempat, memang tak lama. Namun kapolsek berharap, sedikit bantuan yang diberikan bisa membantu meringankan beban Mbah Saring yang notabene sudah lansia dan tinggal sebatang kara.

“Ini pasti tidak seberapa nilainya. Tapi kami berharap ini mampu sedikit meringankan beban masyarakat prasejahtera, salah satunya Mbah Saring. Terlebih di tengah krisis akibat virus Corona ini,” ujar Khairul Yasin.

Kapolsek Talangpadang sedikit mengisahkan, bahwa kondisi Mbah Saring yang memprihatinkan, baru diketahui setelah ada laporan dari personel Bhabinkamtibmas. Personelnya mengatakan, di Pekon Talangpadang terdapat seorang lansia berusia 90 tahun, hidup sebatang kara.

Bhabinkamtibmas Pekon Talangpadang itu juga menjelaskan, kondisi rumah Mbah Saring sangat memprihatinkan. Dengan usia 90 tahun, tentu kemampuan untuk beraktivitas Mbah Saring sudah jauh menurun. Sehingga tidak mampu bekerja sebagaimana saat usia produktif.

Iptu Khairul Yassin Ariga lantas berinisiatif untuk mengantar langsung bantuan 10 kilogram beras dan sejumlah uang tunai kepada Mbah Saring. Didampingi perwakilan dari Koramil dan Aparat Pekon Talangpadang serta unsur terkait. Tujuannya agar pemerintah pekon dan kabupaten, juga mengetahui kondisi Mbah Saring dan dapat ikut memberikan perhatian.

“Jumlah uangnya tidak seberapa. Tidak perlu disebutkan,” kata kapolsek.

Khairul Yassin menambahkan, tidak ada alasan untuk tidak peduli terhadap sesama yang membutuhkan. Kendati di saat yang serba sulit seperti sekarang ini.

“Mari buka mata, buka hati kita. Mereka ada di sekitar kita. Mereka yang lebih membutuhkan dan tidak seberuntung kita. Insyaallah dengan niat tulus dan ikhlas, terlebih di bulan Ramadan ini, selalu ada jalan untuk memberi dan berbagi pada sesama yang membutuhkan,” ajak kapolsek. (rls/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here