Diduga Oknum Pejabat Perkim PUPR Tanggamus Sengaja Menunda Upah Pekerja, KPM Di Kejar – Kejar Pekerja

0
166

Tanggamus (BeritaIndoNet.com) – seorang oknum pejabat pelaksana teknis kegiatan bidang perkim PUPR Tanggamus HERIYANI,ST.,MT disinyalir sengaja menunda nunda dana upah pekerja dalam program Rehab/pembangunan rumah tidak layak huni(RTLH)

Hal itu di sampaikan oleh salah satu anak dari Keluarga penerima manfaat (KPM) program bantuan bedah rumah saudara (R) warga kecamatan Kota agung
Pada awak media. (jum’at, 5/11/2021)

Saat di minta keterangan, saudara (R) menjelaskan hampir setiap hari pekerja mendatangi nya untuk mempertanyakan sisa uang upah pekerja yang dia janjikan menunggu pencairan dari dinas PUPR yang sampai saat ini belum juga dia Terima, Padahal sebelum nya ia sudah berulang kali mempertanyakan nya ke dinas PUPR tapi belum juga ada kabar baik.

“Saya malu pak, kami mengajukan bantuan bedah rumah itu di karna kan keterbatasan ekonomi kami/kami keluarga yang kurang mampu. sementara Hampir setiap hari Tukang rumah mempertanyakan sisa uang upah pekerja yang saya janjikan menunggu pencairan uang upah pekerja dari dinas PUPR, yang sampai saat ini belum juga saya Terima.

Lanjutnya, kemarin hari kamis saya mendapatkan kabar dari salah satu keluarga penerima manfaat(KPM) yang lain, bahwa mereka sudah menerima dana itu seminggu yang lalu,(jum’at 29/10/2021) tapi kenapa kok saya belom, saya pernah mencoba bertanya via whatsapp ke ibu heriyani tetapi pesan saya cuma di baca tapi gak di bales,”ungkap nya dengan penuh rasa heran.

Sementara saat awak media mencoba konfirmasi ibu Heriyani via whatsapp, ia menjelaskan bahwa,

“KPM atas nama Ibu Dariah masih ada masalah soal material. hari ini saya mau kesana beserta pengawas untuk memastikan. kalo sudah clear saya langsung bayarkan hari ini. Bukan kami menghambat. Kemaren kami belum sempat karena pekerjaan yang gak bisa ditunda. hari ini sudah selesai. Jelasnya.

Tambahnya, kalo soal pesan whatsapp KPM yang gak di bales, itu karna hp saya lagi rusak LCD nya gak keluar, tapi masih hidup. Hanya bisa di lihat di kantor pakai laptop dan pakai wifi,
Hari ini saya baru ada waktu pak, karena kemaren harus nyiapin proposal bupati untuk ngajuin rusun & rusus. Kami harap bapak maklum, ” Tutupnya. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here