Sinergitas DPC Kommari Tanggamus bersama GML Membantu Pengobatan Penderita Struk Lumpuh

0
29

BERITAINDONET.COM, Tanggamus : Berkat kerjasama DPC Kommari Tanggamus bersama ormas Gema Masyarakat Lokal (GML) ahirnya bapak Samsul seorang warga pekon Payung kec.Kota Agung barat Kab. Tanggamus dapat menjalani proses pengobatan di RS.Batin Mengundang Tanggamus. Kamis, (23/09/2021).

Atas konsultasi salah satu Anggota GML yang mendapati warga penyandang Struk di Pekon Payung Kota Agung barat, ahirnya GML menyarankan pada pihak keluarga untuk mengundang DPC Kommari Tanggamus guna mengawal proses pengobatan saudara Samsul.

“Ketua DPC Kommari Tanggamus Firlinda Syamsurizal, S.H., M.Kn. menyampaikan, Saya mendapatkan undangan dari pihak keluarga Samsul untuk meninjau langsung di kediamannya pada tanggal 19- September 2021, kemudian saya memutuskan datang memenuhi undangan tersebut pada hari Senin, (20/09/2021) untuk memastikan kondisi pak Samsul,” terangnya.

Setelah melakukan kordinasi dengan pihak Rumah sakit, kemudian Firlinda bersama rekan-rekan DPC Kommari dan Tim melakukan penjemputan pada hari Rabu 22-09-2021 di rumah pak Samsul dan menghantar ke RS.Batin Mengunang Kota Agung untuk dilaksanakan pemeriksaan tahap awal.

“Saat di temui oleh awak media, Firlinda menyampaikan bahwa, Kami telah berdiskusi bersama Direktur Rs.Batin mengunang dr.Meri yang juga di dampingi oleh dr.Intan membahas mengenai soal pembiayaan Pak Samsul untuk hari ini di gratiskan mulai dari pemeriksaan jantung, rongent, sampai seluruh obat-obatan,” paparnya.

Sambungnya, untuk langkah pengobatan selanjutnya kami menunggu terbitnya kartu BPJS Pak samsul yang sedang dalam proses pendaftaran oleh Kepala Kantor BPJS Kesehatan Tanggamus Pak Azeki, karena kami bersinergi kepada seluruh pihak termasuk BPJS Kesehatan, kata Firlinda.

“Besar kemungkinan kami akan membawakan pak Samsul ke RS.Mitra husada yang akan ditangani oleh dokter spesialis saraf, seperti yang disarankan oleh pihak RS.Batin mengunang, karena di RS Kota Agung tidak ada dokter spesialisnya dan juga masih sangat terbatas fasilitas alat dll kalau untuk menangani penyakit yang sudah cukup serius,” tandasnya.(adi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here