Diduga Kakon Penanggungan Menjual Nama Bupati Untuk Kepentingan Politik

0
1726

BERITAINDONET.COM, Tanggamus : Disinyalir Kepala Pekon Penanggungan Mencopot 12 orang aparatur pekon tanpa rekomendasi kecamatan dan tidak memenuhi tahapan regulasi yang sesuai. Jum’at, (01/10/2021).

Berdasarkan info dari penelusuran Tim (BI NET) menguak kronologi pemberhentian dan pengangkatan aparatur pekon penanggungan di kecamatan Kota Agung pusat, kabupaten Tanggamus yang di anggap sewenang-wenang.

“Menurut keterangan saudara (Sabil) selaku Kakon penanggungan saat di temui di rumahnya pada tanggal 24/09/2021.
saya sudah melakukan tahapan sesuai surat edaran walaupun saya tidak ada rekomendasi dari camat tapi saya sudah mengirim surat pemberitahuan pada kecamatan kota agung setelah usai dilaksanakan pelantikan aparatur baru dan pemberhentian aparatur lama,” ungkapnya.

Lanjutnya, kita ini bergulir regenerasi dan yang pasti adalah tuntutan politik kata (Sabil), saya juga sudah menghadap ke BUPATI bersama bang Judarwansah ketua DPC Apdesi, berulang dua kali dia katakan bahwa sudah menghadap BUPATI.

“Polemik ini sedang menjadi pembahasan khususnya di kecamatan Kota agung pusat kata Erlan selaku Camat Kota Agung Pusat saat di konfirmasi melalui pesan WhatsApp.”

Pada saat kami hubungi melalui via telpon, saudara Erlan menyampaikan bahwa dari awal proses pengangkatan dan pemberhentian itu tidak ada pemberitahuan apa-apa setelah adanya pelantikan itu ribut-ribut, maka saya panggil dia kekantor dan memang dia mengakui tidak pakai rekomendasi kecamatan, terang Erlan.

“saya akan beri tahu.. kata (Sabil) pada dialog tersebut. tapi beri tahunya secara lisan dan dari proses awal gak ada administrasi yang di jalanin dan tidak bersurat,” jelas Erlan.

Sejumlah aparatur pekon penanggungan yang di berhentikan itu menyampaikan pernyataan sikap, untuk meminta keadilan kepada pemangku kebijakan pemerintah daerah kabupaten Tanggamus.

Berikut ungkapan dalam podcast singkat yang kami ambil saat menemui sejumlah aparatur pekon penanggungan yang di berhentikan. “Assalamu’alaikum.. Tabik pun, Saya Arsal selaku Kasi Kesra pekon Penanggungan. pada hari ini, jum’at 01/10/2021 menyikapi tentang pemberhentian dan pengangkatan aparatur pekon penanggungan kec.Kota Agung Tanggamus. Kami telah mendapat perlakuan nepotisme kepentingan politik dan kami meminta keadilan kepada pemangku kebijakan, khususnya Bupati dan Pak Sekda serta DPRD kab.Tanggamus atas sikap arogansi Kakon penanggungan yang memberhentikan kami tanpa pertimbangan yang bijak,” Tegasnya. (Adi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here