Narapidana lapas Way kanan ber agama Hindu Terima Remisi Khusus Hari raya Nyepi Tahun 2020.

0
56


BERITAINDONET. COM Way Kanan-Syarpani menerangkan, Remisi adalah Hak Narapidana yang diberikan jika telah memenuhi persyaratan administratip dan substantip yang sudah menjalani pidana 6 bulan, tidak terdaftar pada register F, turut aktif mengikuti program lapas atau rutan sedangkan remisi khusus hari raya nyepi diberikan pada narapidana umat hindu pada hari besar ke agamaan disampai kan Kepala lapas llB Way Kanan jumpa persRabo 25/3/2020.


Syarpani berharap agar Remisi memberikan Motivasi tersendiri bukti wujud negara hadir memperhati kan warga ny.
Remisi yang diberikan agar dapat memotivikasi narapidana untuk mencapai penyadaraan diri, cermin sikap sehari hari. Pemberian Remisi juga merupakan wujud negara hadir memberikan perhatian  dan pernghargaan bagi Narapidana untuk selalu berintegritas selama menjalani Narapida menciptakan perilaku baik dan tidak melakukan pelanggaran yang sudah dtentukan,” pungkas Syarpani. 
Syarpani, juga memastiakan ditengah pandemi Corona virus Disease (Covid-19),hak warga Binaan pemasarakatan, seperti pemberian remisi, hak integrasi layanan online, layanan kesehatan, dll sllu di layani. 
“kami pastikan hak hak Napi terpenuhi meskipun wabah Corona merebak, kita sudah kordinasi dengan instansi terkait untuk penanganan nya, tutup mantan Kasubag Humas Ditjenpas. 


Sementara itu ,I Wayan Wira Napi lapas Way kanan ini merasa senang bisa mendapat kan hak  nya agar kelak menjadi lebih baik. 
Syarpani juga menjelas kan, tidak gampang mendapat kan remisi yang harus di patuhi tidak melanggar aturan dan mengikuti progaram pembinaan seperti Ibadah, upacara bendera, kegiatan keterampilan dan kemandirian.Terimakasih pak kalapas, saya berjanji akan lebih baik lagi, setelah bebas saya akan berprilaku baik dan tidak akan mengulangi nya lagi tidak pidana, harap wayan. 
Syarpani juga menjelas kan,Pemberian remisi atau pengurangan masa pidana di berikan kepada narapida sebagai di atur dalam Undang-Undang  Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 1995 tentang pemasarakatan (lembaran Negara Tahun 1995 Nomor 77,tambahan lembaran Negara Nomor 3846),perubahan pertama:peraturan pemerintah No. 28 Tahun 2006 ,perubahan kedua:peraturan Pemerintah Nomor 99 Tahun 2012,serta Keputusan Presiden No.174/1999 tentang Remisi. 
Berdasar kan data yang kita dapat smslas.ditjenpas.go.id per tanggal 21Maret 2020 jumlah narapidana dan tahanan di seluruh indonesia mencapai 272.050 orang dengan rincian narapidana sebanyak   206.086 orang, sedangkan tahanan sebesar 65.964 orang,pungkas ny. (ARIA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here