Giat Sosial DPC Kommari Tanggamus, Sinergi dengan Kakon Dan Bidan Desa Untuk Penuhi Undangan Warga

0
90
(Tanggamus) – Giat sosial kemanusiaan DPC Komunitas Maritim Indonesia (KOMMARI) Tanggamus memenuhi undangan warga Gedung jambu kecamatan Kota Agung Barat kabupaten Tanggamus. Sabtu, (9/10/2021).

Kali ini Ketua DPC Kommari Tanggamus Firlinda Syamsurizal, S.H., M.kn. bersama Sekjen Kommari Dedi Suparman yang di dampingi Kepala Pekon Gedung Jambu Pak Amsori dan Bidan Desa Ibu Mahmuda meninjau langsung 3 (tiga) warga Gedung jambu.


Ketiganya membutuhkan bantuan dan pendampingan, baik terhadap rencana pengobatan penyakit yang diderita, juga kondisi rumah yang tidak layak huni.
“Bapak Arahap (52) ialah salah satu warga yang diagnosa mengalami TB Tulang, menurut keterangan keluarga Arahap sekitar 3 (tiga) tahun lebih beliau menyandang penyakit tersebut. terimakasih Ibu Linda sudah berkenan mengunjungi saya, besar harapan saya agar ibu Linda dapat membantu proses pengobatan  setelah kami rembuk keluarga terlebih dahulu,” tuturnya.


Alhamdulillah pak Amsori selaku kakon Gedung jambu juga siap bekerjasama dengan DPC Kommari Tanggamus untuk membantu proses administrasi warga-warga yang belum terpaut dalam ID BDT (Basis Data Terpadu) dalam rangka mendukung dan menyukseskan program pemerintah sebagai acuan status sosial ekonomi dan demografi dari 40% penduduk di Indonesia yang dihitung mulai dari yang paling rendah status kesejahteraannya.

“Kemudian Firlinda menuju tempat Pak Sayuti yang juga salah satu warga Gedung jambu di dampingi Pak Amsori dan Bidan desa Ibu Mahmuda. Pak Sayuti ini mengalami Stroke sekitar 2 (dua) tahun, Saya ingin berobat berhubung keterbatasan ekonomi dan juga tidak memiliki BPJS sehingga belum mendapat penanganan khusus ke RS, hanya rawat kontrol medis dirumah (Home Care Lansia) dan pelaksanaan Posbindu oleh bidan desa,” ungkapnya.

Linda siap bersinergi dengan kakon dan bidan desa untuk menjembatani proses Administrasi pengobatan uwak Sayuti, Jelas Linda.

“Firlinda juga menyampaikan, Saya mengajak kepada seluruh Kakon-kakon di Tanggamus agar dapat bersinergi untuk membantu masyarakat yang belum tersentuh, guna mencapai kesejahteraan masyarakat Tanggamus yang Madani,” ujarnya.

(Gubuk Nenek Nasipah)

Setelah itu Firlinda menjumpai Nenek Nasipah (62) yang juga salah satu warga Gedung jambu. beliau hidup sebatang kara dan kondisi nenek Nasipah ini sangat memprihatinkan dengan menempati rumah gubuk yang kurang layak dengan segala keterbatasan di usia beliau yang sudah rentan, beliau memenuhi kebutuhan sehari-harinya dari hasil menanam sedikit sayur-sayuran di lahan tetangga.

“terang nenek Nasipah pada saat di wawancara awak media, Saya hidup sendirian di gubuk reot ini dan penerangan listrik pun masih numpang penyaluran dari tetangga, untuk makan dan lain-lain saya dapat dari hasil penjualan sayuran yang saya tanam di lahan tetangga,” keluhnya. (Adi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here